Pengelola Kelas Jauh Universitas Setia Budi Mandiri Dipenjara 2 Tahun

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN – Ketua Tim Pengelola Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Setia Budi Mandiri (USBM) di Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Sozisokhi Sihura divonis selama dua tahun penjara di ruang Cakra VII Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, Senin (29/2/2016).

Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Berlian Napitupulu l, terdakwa dinilai terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama.

“Menjatuhkan hukuman selama dua tahun penjara denda sebesar Rp200 juta, dengan ketentuan apabila tidak sanggup membayar akan digantikan tiga bulan kurungan penjara,” ucap Berlian Napitipulu.

Selain hukuman penjara, terdakwa juga dibebankan membayar uang pengganti (UP) kerugian negara senilai Rp185.289.904 juta subsider dua bulan kurungan penjara.

Namun, dalam putusan tersebut, majelis hakim menilai, Sozisokhi tidak terbukti bersalah dalam dakwaan primer JPU yang menilai, terdakwa memperkaya diri sendiri. Menanggapi putusan tersebut, terdakwa bersama pengacaranya menyatakan terima. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Edi Tarigan menyatakan pikir-pikir.

Vonis terhadap Sozhisoki Sihura ini lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya jaksa dari Kejari Telukdalam Nisel menuntut terdakwa dengan dua tahun enam bulan penjara denda Rp500 juta subsider empat bulan kurungan penjara.



loading...

Feeds

Digugat PKB, Begini Reaksi KPU Medan

"Apapun keputusan Bawaslu nantinya, kita harus hormat dan menjalankan hasilnya. Kalau memang kalah di Bawaslu, maka mungkin bisa menempuh ke …