Difoto-foto tanpa Busana, Diancam Sebar, Selanjutnya Pasrah…

Ilustrasi. | pojoksatu.id

Ilustrasi. | pojoksatu.id

POJOKSUMUT.com, CILACAP – Sungguh malang nasib siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Cilacap ini. Sebut saja namanya Bunga.

Usia Bunga masih 15 tahun. Malangnya, ia harus menjadi korban otak kotor AN, anak baru gede (ABG) 18 tahun.

Mulanya, AN memaksa Bunga berpose tanpa busana. Jepretan foto yang bikin jantung dag dig dug itu lantas dikirim ke telepon seluler milih AN.

Berbekal foto itulah AN memaksa Bunga untuk mau disetubuhi. Jika Bunga sampai menolak, maka AN akan mengumbar foto tak senonoh itu ke media sosial.

Bunga pun tak berdaya. Lantaran di bawah ancaman, ia menuruti saja kemauan jahat AN.

Akhirnya AN melancarkan aksinya terhadap Bunga untuk pertama kali di bawah jembatan Desa Karanggintung, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap. AN terlebih dulu mencekoki Bunga dengan cia.

Lagi-lagi, senjata AN adalah ancaman untuk menyebar foto polos Bunga. Tak kuasa menolak, Bunga lantas menenggak minuman keras. Begitu miras sudah berpengaruh ke Bunga, maka AN langsung melampiaskan syahwatnya.

Kejadian itu berulang hingga tiga kali. Saat meminta untuk yang ketiga kalinya, AN mengaku bersedia menghapus foto-foto Bunga yang tersimpan di ponselnya.

Akhirnya Bunga kembali menuruti otak kotor AN. Lagi-lagi di bawah pengaruh miras, Bunga disetubuhi AN. Nyatanya, AN mendustai Bunga. Foto-foto itu masih ia simpan di ponselnya.

Dengan ancaman penyebaran foto, kali keempat ini ia mengajak Bunga ke rumah temannya yang berinisial TY (28). Setelah keduanya sampai di rumah TY, lagi-lagi Bunga dicekoki miras hingga mabuk berat.

Selanjutnya AN membawa Bunga ke kamar TY. Celakanya, beberapa saat kemudian TY yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ini turut masuk ke dalam kamar lalu menggauli Bunga.



loading...

Feeds