4 Bandar Ini Dua Kali Lolos Hukuman Mati

Terdakwa kasus narkoba dituntut hukuman mati di PN Medan. | Foto sah/pojoksumut

Terdakwa kasus narkoba dituntut hukuman mati di PN Medan. | Foto sah/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN – Setelah lolos dari hukuman mati di tingkat Pemgadilan Negeri (PN) Medan,  empat terdakwa kasus narkotika jenis sabu seberat 21 Kg lebih dan pil ekstasi sebanyak 100 ribu butir kembali lolos dari hukuman mati.

Kali ini, hakim tinggi di Pengadilan Tinggi (PT) Medan menguatkan putusan PN Medan dengan menghukum keempatnya masing-masing penjara 20 tahun.

Keempat terdakwa yakni Abdullah Ibrahim , 38, Sukri Ismail 38,  Zuklifli Muhammad, 35 dan Abdul Jabar, 40.

“Salinan putusan di PT Medan sudah keluar dan kita terima tanggal 17 Februari lalu. PT Medan kuatkan putusan PN soal kasus sabu 21 kg itu,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sindu Hutomo saat ditemui wartawan di PN Medan, Rabu (2/3) siang.

Atas putusan tersebut, JPU Sindu mengaku telah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) pada Senin (29/2) silam.

Pasalnya kata Sindu, JPU menuntut keempat terdakwa dengan hukuman mati. “Kami sudah mengajukan kasasi ke MA,” ujar Sindu.

Untuk diketahui, di kedua pengadilan itu, keempat terdakwa divonis selama 20 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Mereka dianggap melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa Abdul Jabar mendapat telfon dari Har (DPO) untuk mengantarkan sabu 21,8 Kg dan 100 ribu butir pil ekstasi dengan upah Rp 40 juta. Karena tergiur, Abdul Jabar kemudian mengajak kedua rekannya masing-masing Abdullah Ibrahim dan Zulkifli Muhammad.



loading...

Feeds