Korupsi Uang Kuliah USU Dianggap Bukan Korupsi, Jadi?

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN– Salah satu pengamat yang merupakan akuntan publik, Sudirman punya tanggapan atas penetapan penyidik Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) terjadi korupsi uang kuliah Prodi Magister Pascasarjana USU.

Menurutnya penyelewengan uang kuliah tersebut seharusnya dikategorikan sebagai tindak pidana umum (tipidum).

“Itu pidana umum bukan korupsi. Di sini, kan bukan bicara keuangan negara. Karena ini di dalam penerimaan uang kuliah mahasiswa, tidak pada APBN atau APBD,” ungkapnya Selasa (1/3).

Sudirman juga menganggap dasar yang dijadikan Kejatisu dalam mengklasifikasikan kasus tersebut sebagai tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan alasan karena uang kuliah telah dibayar dan mahasiswa bisa ikut ujian kurang tepat.

“Korupsi itu kan keuangan negara, sementara uang kuliah bukan keuangan negara. Kalau penyidik selalu gampang menganggapnya korupsi. Harusnya mereka mengerti yang mana keuangan negara dan mana yang tidak,” ujarnya.

Sudirman juga menegaskan, sebelum ya Rektor USU Runtung Sitepu juga menyatakan pendapat yang sama dengannya. Sebagai profesor hukum, Runtung Sitepu punya alasan yang kuat untum mengategorikan kasus ini ke pidana umum.

“Kalau Profesor sudah bilang begitu ya betullah. Profesor itu, perlu didengar omongannya. Kalau tetap bersikeras, itu namanya seperti tidak menghargai profesor,” ungkap mantan auditor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut itu.



loading...

Feeds

Digugat PKB, Begini Reaksi KPU Medan

"Apapun keputusan Bawaslu nantinya, kita harus hormat dan menjalankan hasilnya. Kalau memang kalah di Bawaslu, maka mungkin bisa menempuh ke …