Bidan Penjual Bayi Terancam 20 Tahun Penjara

Tiga tersangka kasus trafficking saat ekspos kasus penjualan bayi di Mapolresta Medan. (foto:sumut pos)

Tiga tersangka kasus trafficking saat ekspos kasus penjualan bayi di Mapolresta Medan. (foto:sumut pos)

POJOKSUMUT.com, MEDAN- Magdalena Sitepu (49) warga Jalan Perjuangan Dusun I Batu Penjemuran, Desa Batu Penjemuran, Kecamatan Namorambe, Deliserdang, Ika Feronika Mutiara alias Tiara dan Jenda Sembiring alias Ucok terancam hukuman 20 tahun penjara.

Hal itu tertuang dalam pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Yunitri CR Simondang SH dihadapan majelis hakim Toto Ridarto SH MH, Rabu (2/3) di ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Baca Juga: Bayi Laki-laki Dijual Rp20 Juta, Bayi Perempuan Rp15 Juta

Magdalena Sitepu Ika Feronika Mutiara alias Tiara dan Jenda Sembiring alias Ucok didakwa telah melakukan tindak pidana menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan penculikan, penjualan dan atau perdagangan anak.

Menurut Yunitri, saksi Sri Yunita Lubis, Natal Sitorus, L Siringo-ringo dan Fransius Ginting anggota polisi Polsek Delitua yang menyamar sebagai pembeli dan melakukan penyelidikan adanya terjadi penjualan bayi.

“Saksi Sri Yunita Lubis dan Natal Sitorus langsung menemui terdakwa bahwa ingin membeli bayi,” sebut Yunitri.

Terdakwa menyebutkan, lanjut Yunitri, pada akhir September 2015 ada bayi yang mau lahir. Kemudian, Sri Yunita Lubis memberikan uang panjar sebesar Rp 1 juta kepada terdakwa.

Selanjutnya satu minggu kemudian, terdakwa menghubungi Sri Yunita Lubis bahwa ada bayi yang akan  lahir di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati sedang proses operasi.

“Kalau bayinya laki-laki harganya Rp11 juta dan jika perempuan harganya Rp 15 juta,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Yunitri, pada Senin 28 September 2015 sekira pukul 21.00 WIB saksi Sri Yunita Lubis datang ke Rumah Sakit Umum Mitra Sejati dan bertemu dengan terdakwa.



loading...

Feeds

Digugat PKB, Begini Reaksi KPU Medan

"Apapun keputusan Bawaslu nantinya, kita harus hormat dan menjalankan hasilnya. Kalau memang kalah di Bawaslu, maka mungkin bisa menempuh ke …