Besok Sidang Perdana Pembunuh Sadis Sekeluarga di Sei Padang

Trio pembunuh sadis saat dipampangkan di kantor Polresta Medan beberapa waktu lalu.

Trio pembunuh sadis saat dipampangkan di kantor Polresta Medan beberapa waktu lalu.

POJOKSUMUT.com, MEDAN- Pengadilan Negeri (PN) Medan telah menetapkan sidang perdana kasus perampokan disertai pembunuhan sekeluarga di Jalan Sei Padang No 143 Lk V Kelurahan Padang Bulan Selayang I Medan Selayang pada Selasa (22/3).

Hal tu dibenarkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Artha Sihombing. “Sidang perdananya pada Selasa (22/3),” kata Artha saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selular, Senin (21/3).

Dijelaskan jaksa wanita ini, dalam kasus tersebut, ketua majelis hakimnya yakni Mahyuti serta Saor Sitindaon dan Ali Tarigan masing-masing sebagai hakim anggota.

Baca Juga: Begini Cara Trio Bersaudara Habisi Sekeluarga di Sei Padang Medan Selayang

“Ketua majelis hakimnya Mahyuti. Saor Sitindaon dan Ali Tarigan masing-masing sebagai hakim anggota,” jelas Artha. Berkas milik tiga tersangka yakni Rori Rahman, Triyono Yoga Fujiharto alias Yoga dan Nanang Panji Santoso alias Lanang sempat dikembalikan sebanyak tiga kali kepada penyidik Sat Reskrim Polresta Medan.

Penyidik dan JPU sudah melakukan rekonstruksi atas kasus pembunuhan sadis dengan korban masing-masing bernama Mukhtar Yakub (70)-Nurhayati (67) dan cucunya Dika (7). Kejari Medan juga sudah menunjuk tim JPU yang menangani kasus tersebut.

Keempat JPU yang ditunjuk yakni Firdaus, Artha Sihombing, Joice Sinaga dan Mirzha Erwinsyah. Firdaus yang menjabat sebagai Kasi Datun Kejari Medan ditunjuk menjadi Kepala Tim (Katim).

Diketahui, penyidik Sat Reskrim Polresta Medan sudah menggelar reka ulang (pra rekonstruksi) pembunuhan terhadap pasangan suami istri (pasutri) dan cucunya di lokasi pembunuhan pada Senin (2/11) lalu.

Baca Juga: Ini 12 Fakta Pembunuhan Sadis Terhadap Kakek-Nenek dan Cucunya di Medan

Dalam reka ulang pembunuhan tersebut, ketiga tersangka dihadirkan. Selain itu, ketiga anak korban yakni Moli, Erika dan Melisa serta menantunya, Heru turut didatangkan. Pengamanan super ketat dilakukan petugas kepolisian. Bahkan, akses jalan yang melewati rumah korban pun ditutup.

Tersangka pembunuhan itu ditangkap polisi saat bersembunyi di tempat keluarganya yakni Jalan Seser, Kecamatan Medan Tembung, sehari setelah kejadian, Sabtu (24/10) lalu.

Dua dari ketiga tersangka yakni Rori dan Lanang dihadiahi timah panas pada bagian kakinya karena berusaha kabur ketika ditangkap polisi. Ketiga tersangka ini merupakan abang-beradik dan sepupu.

(sah/sdf)



loading...

Feeds