Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuh Ketua Perindo Medan Johor

Ketua Perindo Medan Johor, Gidion Ginting saat disemayamkan di rumah duka. | fir/pojoksatu.id

Ketua Perindo Medan Johor, Gidion Ginting saat disemayamkan di rumah duka. | fir/pojoksatu.id

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Terkait kasus pembunuhan Ketua Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kecamatan Medan Johor, Gideon Ginting, Satuan Reskrim Polresta Medan telah menetapkan dua tersangka.

Satu di antara dua tersangka yang telah ditetapkan yakni seorang anggota Polresta Medan Bripka JPS.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono, mengatakan Bripka JPS telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan Ketua Partai Perindo Medan Johor. Selain Bripka JPS, seorang warga sipil juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Kisah Duka di Balik Kematian Ketua Partai Perindo Medan Johor

“Bripka JPS sudah ditetapkan sebagai tersangka. Besok kita agendakan untuk pemanggilan terhadap yang bersangkutan,” kata Aldi, Selasa (22/3).

Disinggung siapa warga sipil yang ditetapkan tersangka, Aldi belum mau membeberkannya. Dia mengaku kemungkinan kedua tersangka akan diperiksa secara bersamaan besok.

Seperti diberitakan, Ketua Perindo Medan Johor Gideon Ginting tewas setelah diduga dianiaya oleh penjaga malam Pusat Pasar Medan, Jumat (18/12) silam.

Lelaki yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan (P3TM) ini sebelum tewas sempat terlibat cekcok dengan salah seorang pedagang, yang tak lain merupakan orangtua dari Bripka JPS.

Baca Juga: Ini Kronologis Pembunuhan Ketua Perindo Medan Johor

Usai pertengkaran itu, diduga Bripka JPS memerintahkan penjaga malam dan oknum TNI Kopda LS untuk menganiaya korban. Akibat peristiwa itu, korban meninggal dunia setelah sempat dikabarkan dianiaya di dalam pos jaga Pusat Pasar Medan.

(fir/sdf)



loading...

Feeds

Alfamidi Gelar Khitanan Gratis di Sibolga

Pelaksanaan khitanan ini dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sibolga bertempat di Aula Puskesmas Aek Parombuban Kota Sibolga.