Dicari 100.000 Orang, Tahukah Anda Festival Holi?

Festival Holi

Festival Holi

POJOKSUMUT.com, MEDAN– Festival Holi hari ini, Kamis (24/3/2016) dicari 100 ribu orang. Bahkan Google pun memperingati Festival Holi dengan membuat doodle penuh warna-warni. Apa sebenarnya Festival Holi itu hingga banyak dicari?

Festival Holi atau Festival Warna adalah festival awal musim semi yang diperingati di beberapa negara beragama Hindu seperti India, Nepal, Bangladesh, Suriname, Guyana, Afrika Selatan, Trinidad, Britania Raya, Mauritius, dan Fiji.

Di Benggala Barat dan Bangladesh, Festival Holi dikenal dengan Dolyatra (Doul Jatra) atau Basanta-Utsab (festival musim semi). Festival Holi tebesar biasanya dirayakan di kawasan Braj di tempat-tempat yang berkaitan dengan Sri Kresna seperti Mathura, Vrindavan, Nandagaon, dan Barsana.

Saat Festival Holi berlangsung biasanya kota-kota yang menggelar festival warna tersebut ramai didatangi wisatawan selama musim festival Holi yang berlangsung hingga 16 hari.

Puncak perayaan Festival Holi disebut Dhulheti, Dhulandi, atau Dhulendi. Saat itulah, orang merayakan Festival Holi saling melemparkan bubuk berwarna-warni atau saling menyiramkan air berwarna-warni.

Festival Holi sendiri tepatnya dirayakan pada akhir musim dingin ketika phalgun purnima, bulan purnama terakhir bulan pada bulan phalguna menurut kalender lunar, dan biasanya bertepatan dengan akhir Februari atau awal Maret. Pada tahun 2009, Festival Holi (Dhulandi) jatuh pada tanggal 11 Maret dan Holika Dahan pada 10 Maret.

Sementara puncak atau akhir Festival Holi atau Festival Warna disebut Rangapanchami. Puncak Festival Holi tersebut terjadi pada saat Panchami (hari ke-5 bulan purnama).

Di Indonesia sendiri, Festival Holi turut diperingati. Dimana keturunan India yang tinggal di Medan merayakan festival warna tersebut.

(lya/pojoksatu/sdf)



loading...

Feeds