Ponsel Ketinggalan di TKP, Komplotan Maling Ketahuan

Ilustrasi. | pojoksatu.id

Ilustrasi. | pojoksatu.id

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Maling yang satu ini benar-benar teledor dalam beraksi. Adalah Hendrik Manullang (33) warga Jalan Bilal Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia, yang diringkus polisi di kawasan Perumahan Milala Jalan AH Nasution, Rabu (23/3) malam.

Dia ditangkap karena keteledorannya meninggalkan ponsel usai membobol rumah korban M Edwin Syahputra Lubis (42) di Jalan Sei Rokan Kelurahan Babura, Sunggal pada Selasa (22/3).

Hendrik beraksi tak sendiri, melainkan bersama rekannya, Rianto Nainggolan (37) warga Jalan Saudara, Medan Kota.

Mulanya, kedua pelaku memasuki rumah korban dengan cara menjebol asbes salah satu kamar. Dengan memakai tali kedua pelaku turun ke dalam kamar.

Kedua pelaku berhasil membawa barang berharga milik korban. Namun saat beranjak pergi, pelaku meninggalkan jejak. Pasalnya, ponsel Hendrik jatuh di pekarangan ‎rumah.

Pemilik rumah pun menemukan ponsel tersebut. Setelah ditanya tak seorang pun pembantu mengaku siapa pemiliknya. Merasa curiga, korban pun melihat lampu salah satu kamar rumahnya ‎menyala.

Padahal, sebelumnya sudah dimatikan. Benar saja, korban melihat isi kamar sudah berantakan dan sejumlah barang berharga raib.

Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Medan Sunggal dengan nomor LP/277/K/II/2016/SPKT/sambil membawa barang bukti ponsel itu. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata ponsel milik pelaku, Hendrik Manullang.

Alhasil, Hendrik pun ditangkap. Selanjutnya dilakukan pengembangan, Rianto Nainggolan juga ditangkap.

Pengungkapan belum berhenti sampai di situ. Polisi meringkus seorang penadah Rina Sitompul (47) warga Jalan Tani Asli, Sunggal karena menampung barang hasil curian. Rina ditangkap di Pasar Petisah Medan.

Dari pelaku diamankan barang bukti, 2 jam tangan mewah, 1 obeng, 1 tang, 10 meter tali nilon, 2 linggis, 2 sarung tangan, 1 ponsel merk Advance, 5 potong celana jeans, 3 tali pinggang, 1 kipas angin, 1 sapu, 1 sekop sampah, dan 2 tas ransel.

“Pengungkapan kami lakukan karena ponsel pelaku tertinggal di rumah korban. Dari sanalah kita berhasil meringkus dua tersangka dan seorang penadahnya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Nur Istiono, Kamis (24/3).

“Barang bukti perhiasan emas cincin dan kalung sudah dijual pelaku kepada penadah. Tidak menutup kemungkinan pelaku adalah spesialis pembobol rumah warga.”

(fir/sdf)



loading...

Feeds

Alfamidi Gelar Khitanan Gratis di Sibolga

Pelaksanaan khitanan ini dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sibolga bertempat di Aula Puskesmas Aek Parombuban Kota Sibolga.