Terungkap! Pemutilasi M Pansor Ternyata Eks Ajudan Kapolresta

Oknum anggota Polresta Bandarlampung Brigadir Medi Andika (berkacamata) tersangka pembunuh M. Pansor saat dimintai keterangan. (foto m. tegar mujahid/radarlampung.co.id/jpg)

Oknum anggota Polresta Bandarlampung Brigadir Medi Andika (berkacamata) tersangka pembunuh M. Pansor saat dimintai keterangan. (foto m. tegar mujahid/radarlampung.co.id/jpg)

POJOKSUMUT.com, LAMPUNG-Kasus mutilasi anggota DPRD Bandarlampung M. Pansor akhirnya menemui titik terang. Pengungkapan yang terbilang lama lantaran melibatkan oknum aparat akhirnya terbukti. Polda Lampung sudah menahan dua dan menetapkan dua tersangka. Yakni Medi Andika dan Tarmizi.

Medi Andika menyandang status anggota polri berpangkat Brigadir yang bertugas di unit Provost Polresta Bandarlampung. Dia pernah menjabat ajudan Kapolresta yang saat itu dijabat Kombes Dwi Irianto.

Baca Juga Mengerikan! Anggota DPRD Dimutilasi, Begini kronologisnya
Baca Juga : Identitas Diketahui, Pemutilasi Anggota DPRD Lampung Berjumlah Lima Orang
Juga : Ditembak Lalu Dimutilasi, Polisi Libatkan Densus 88 Buru Pembunuh Anggota DPRD

Meski sudah menetapkan dua tersangka, pengungkapan kasus ini masih bakal panjang. Seperti biasa, polisi masih menutup rapat motif dua tersangka dengan alasan demi kepentingan penyelidikan.

Terpisah, Obay Malhan kerabat korban mengatakan jika Medi Andika sudah lama dekat dengan almarhum. ”Terkejut saja,” kata pria tinggi besar ini.

Di bagian lain, Kapolda Lampung, Brigjen Ike Edwin membenarkan perihal penetapan tersangka terhadap Brigadir Medi Andika dan Tarmizi alias Dede. Nama terakhir berprofesi penjaga warung makan di Way Halim.

“Saat ini keduanya masih didalami keterangannya, kami juga masih mengumpulkan, mencocokan data dan keterangan,” kata mantan Wakapolda Sulselbar itu kepada wartawan, Rabu (27/7/2016).



loading...

Feeds

DCS Masih Bisa TMS, Ini Faktornya…

Komisioner KPU Medan Pandapotan Tamba menambakan, dari DCS yang diumumkan jika ada TMS otomatis nomor bacaleg di bawahnya naik ke …