MUI Usahakan Pembebasan Pelaku Kerusuhan Tanjungbalai

Vihara dibakar di Tanjung Balai

Vihara dibakar di Tanjung Balai

POJOKSUMUT.com, TANJUNGBALAI-Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanjungbalai saat ini sedang memperjuangkan agar para tersangka pelaku kerusuhan Tanjungbalai yang ditahan polisi bisa dibebaskan.

Itu dikatakan Ketua MUI Sumut Abdullah Syah, Jumat (5/8/2016). Abdullah membenarkan, jika pihaknya sudah ke Kota Kerang tersebut. “Satu atau dua hari, setelah kejadian, kami sudah kesana (Tanjungbalai). Kami melakukan konsultasi sama Majelis (MUI) Tanjungbalai yang disana,” kata Abdullah Syah.

Sayang, Abdullah belum bersedia membeberkan hasil investigasi mereka. Begitupun, ia berprinsif, kalau pemerintah hingga aparat penegak hukum tak boleh menyalahkan agama Islam dalam hal ini.

Sebab, kericuhan itu bermula dari Meliana yang saat itu berujar kepada Wak Lobe, Nazir Mesjid Al Makhsum, Tanjungbalai, untuk mengecilkan suara volume masjid yang terletak di Jalan Juanda tersebut. Menurut Abdullah, syiar agama di mana bumi nusantara ini harus dilakukan.

“Kita masih menunggu prosesnya dan masih menunggu laporan dari Majelis Ulama di tingkat II, Tanjungbalai, karena mereka yang langsung berhubungan. Pada prinsifnya, MUI menolak penodaan agama itu,” jelas Abdullah.

Lebih lanjut, MUI Sumut meminta kepada aparat penegak hukum untuk tidak melakukan penahanan terhadap para tersangka pengrusakan dan penjarahan tersebut. Menurut Abdullah, aparat penegak hukum juga harus meneliti lebih teliti lebih jauh persoalannya dan mencari akar masalahnya.

“Aparat keamanan dan pemerintah harus meneliti siapa yang salah. Itu yang salah harus ditindak. Jangan dilempar kesalahan ini kepada umat islam,” tambah Abdullah.



loading...

Feeds