Pintu Belakang Pesawat Sriwijaya Air Terhatam Tangga di KNIA

Bandara Kualanamu difoto dari dalam pesawat beberapa waktu lalu. | sdf/pojoksatu.id

Bandara Kualanamu difoto dari dalam pesawat beberapa waktu lalu. | sdf/pojoksatu.id

 

POJOKSUMUT.com, KUALANAMU– Tangga manual untuk menurunkan penumpang, mendadak menghantam bagian sayap belakang pesawat Sriwijaya Air rute penerbangan Kualanamu-Cengkareng, Sabtu (6/8) malam.
Akibatnya, pesawat tipe B 737-500 dengan resgistrasi PK CMO dari yang terbang Jakarta ini, batal angkut kembali penumpang.

Manager Humas dan Protokoler PT Angkasa Pura II Cabang Kualanamu, Wisnu Budi Setianto menyatakan, insiden terjadi bermula saat tangga manual yang ditarik mobil Baggage Towing Tractor (BTT) untuk penumpang turun ini, diletakkan di pintu belakang. Tangga manual pun diletakkan di pintu belakang.

Mobil BTT pun bergerak meninggalkan tangga manual. Namun, karena tuas yang menyambungkan tangga manual, menyeret hingga menimpa sayap belakang pesawat.

Akibat insiden ini , pesawat dengan nomor penerbangan SJ 017 ini, tak diizinkan terbang oleh pihak Otoritas Bandara Wilayah II Medan.

“Penumpang diturunkan dari pintu depan dengan tangga manual lainnya. Pesawat tidak diizinkan terbang (grounded) oleh pihak Otoritas Bandara agar dilakukan investigasi terkait insiden kejadian tersebut. Seharusnya pesawat Sriwijaya Air tersebut terbang ke Jakarta malam itu juga, namun akibat insiden tersebut jadwal penerbangan dibatalkan,” jelas Wisnu.

Untuk para penumpang, menurut Wisnu, maskapai telah memberikan penginapan kepada 160 penumpang di hotel yang disediakan. “Diinapkan di Hotel Polonia, Hotel Miyana dan hotel Danau Toba,” tambah Wisnu.

Tepat pukul 02.00 WIB, Minggu (7/8), tangga manual yang menimpa pesawat baru dapat dievakuasi. Selanjutnya, pesawat bertolak ke Bandara Soekarno-Hatta, pukul 13.00 WIB.

“Para penumpang Sriwijaya Air yang mengalami insiden ditimpa tangga manual, sudah diberangkatkan jam 13.00 Wib ke Bandara Soekarno-Hatta dengan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 011,” kata Wisnu.

Sementara, insiden terus hantam maskapai Sriwijaya Air. Bak jatuh ketimpa tangga. Pasalnya, Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 889, rute penerbangan Silangit-Jakarta yang angkut 115 penumpang, terpaksa mendarat di Kualanamu.

Disebut, 30 menit usai meninggalkan landasan pacu Silangit, kabid pesawat mengalami tenaga, yang merupakan alat yang digunakan untuk memompa udara bertekanan (oksigen) kedalam pesawat mengalami kerusakan. Alhasil, pilot memutuskan mendarat di Bandara Kualanamu.

Manager Airporty Duty KNIA, Indra Lubis menyebut, Sriwijaya Air mendarat darurat di Kualanamu pada Sabtu (6/8) pukul 11.54 WIB. Keseluruhan penumpang diturunkan dari pesawat dan menunggu di gate 7 terminal kedatangan domestik Bandara Kualanamu.

Hingga malam hari, pesawat Sriwijaya Air itu mengalami perbaikan. Mereka pun terbang dari Kualanamu. Namun, sambung Indra, tak lama di udara, pesawat itu mengalami RTB atau kembali mendarat di Kualanamu, dengan masalah yang sama.

“Pesawat Sriwijaya Air, dua kali RTB ke Bandara Kualanamu. Pertama jam 11.54 WIB dan yang kedua jam 22.15 WIB” ujar Indra Lubis.

Akibat ini, para penumpang memilihkan refund atau meminta uang tiket kembali dan mengalihkan penerbangannya. Sisanya, sebanyak 79 penumpang diinapkan ke hotel oleh pihak maskapai Sriwijaya Air yang menunggu keberangkatan berikutny.

“Koordinasi dengan pihak Sriwijaya Air jika penumpang Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 889 sudah diberangkatkan dengan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 011 digabungkan dengan penumpang SJ 017 yang bermasalah kemarin. Berangkat ke Jakarta sekira pukul 13.00 WIB,” tandas Indra.

(ted/jpg/sp/sdf)



loading...

Feeds

PSMS Bawa 18 Pemain ke Surabaya

Dari daftar pemain yang dibawa dua nama Frets Listanto dan Muhammad Alwi Slamet belum tampak. Keduanya masih berjibaku dengan Pekan …