Sperma di Rok Siswi Magang yang Diperkosa 3 PNS Wali Kota Jadi Bukti Kuat

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, JAKARTA-Pengungkapan kasus perkosaan terhadap siswi yang magang di kantor Wali Kota Jakarta Pusat terus bergulir. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono membenarkan adanya laporan tersebut siswi berinisial PAR tersebut. Menurut Awi, kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

“Terlapor inisial AA. Tapi diduga ada dua orang yang melakukan pelecehan tersebut,” ujar Awi, Sabtu (6/8/2016).

Kasus dugaan pemerkosaan ini terjadi pada Rabu (3/8) sekira pukul 12.00. Saat itu, ada dua oknum pegawai, Y dan H mendatangi PAR, kemudian menyekapnya diduga dengan obat bius. “Y memegang kedua tangan korban dan saksi H langsung membekap mulut korban hingga korban tidak sadarkan diri,” terang Awi.

Baca Juga : Parah! 3 PNS Kantor Wali Kota Cabuli Siswi Magang hingga Pingsa

Usai tak sadarkan diri, siswi itu lantas dibawa ke ruangan kosong. Di sana, satu oknum pegawai lainnya, yakni AA sudah menunggu di ruangan kosong.

“Sekitar pukul 12.30, korban bangun dalam keadaan telanjang dan merasakan sakit pada bagian alat vital korban,” tambah Awi.

Awi Setiyono mengatakan, pihaknya sudah mengantongi bukti kuat atas aksi bejat ini, termasuk bukti sperma pelaku.

“Visum sudah ada. Kami juga menyita rok korban yang bernoda sperma. Dalam waktu dekat, pasti pelakunya akan terungkap. Yang dituduh adalah oknum PNS,” ujarnya.

Selain itu, bukti lainnya korban juga menunjukkan laporan visum yang diketahui kelamin korban mengalami memar dan luka di antaranya luka lama dan baru, menunjukkan memar akibat tekanan benda tumpul.

Menanggapi peristiwa tersebut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok luar biasa geram. Mantan Bupati Belitung Timur itu mengancam akan memecat oknum anak buahnya tersebut.”Kalau benar itu oknum PNS pasti kita pecat. Kalau sampai ada laporan (pemerkosaan) ada apa-apa mesti kita pecat,” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta.(ibl/Mg4/chi/sam/jpnn/nin)



loading...

Feeds