Berbau Mistis, Naomi Boru Lubis Hilang Saat Berfoto di Perairan Danau Toba

Situasi pantai sekitar Danau Toba sesaat setelah kabar hilangnya Naomi.
foto : Freddy/metrosiantar/jpg

Situasi pantai sekitar Danau Toba sesaat setelah kabar hilangnya Naomi. foto : Freddy/metrosiantar/jpg

POJOKSUMUT.com, TOBASA-Seorang pelajar cewek, Naomi br Lubis (15) hilang di perairan Danau Toba, tepatnya di Pantai Lumban Binanga, Laguboti, Minggu (7/8/016) sekira pukul 14.00 WIB. Naomi yang duduk di bangku kelas 3 SMP 4 Laguboti itu dikabarkan hanyut saat mandi-teman-temannya.

Informasi dihimpun di lokasi kejadian, awalnya Naomi datang ke pantai bersama temannya, Johan Lubis. Sesampainya di pantai Lumban Binanga, mereka bermain di sekitar pinggiran Danau. Bukan berenang, tapi jalan-jalan sambil berfoto di bibir pantai.

Namun naas, saat bermain di pinggiran danau, kaki Naomi terperosok di air dan jatuh terbalik ke dalam air. Seketika, warga Haunatas 2, Kecamatan Laguboti, Tobasa ini terbawa arus dan menghilang di kedalaman air yang tidak mencapai 1 meter.

“Informasi yang saya dengar, mereka foto-foto di pinggir pantai. Lalu kakinya terperosok di pasir dan terbalik. Begitu terbalik, langsung terbawa arus. Padahal airnya tidak dalam,” kata Hotmei Sinurat, warga Laguboti yang ditemui di lokasi kejadian.

Diterangkan, masyarakat dan teman Naomi langsung melakukan pencarian. Namun Naomi menghilang begitu saja. Kemudian, para nelayan, polisi dan petugas Basarnas juga turun melakukan pencarian, namun hingga pukul 19.45 WIB belum membuahkan hasil.

Sebelum kejadian, masyarakat setempat sudah melarang Naomi mandi di pantai. Sebab, ada kisah mistis yang diyakini warga setempat, dimana boru Pasaribu dilarang di pantai itu.

“Sebelum berenang, kawan saya marga Hutajulu sempat tanya boru apa. Dijawab korban boru Lubis. Mengetahui itu, korban dilarang terlalu dekat ke pantai. Hutajulu menceritakan, bahwa hingga saat ini di lokasi ini, boru Pasaribu dilarang mandi. Begitu ceritanya,” katanya tak ingin memperdalam kisah itu. Diketahui, bahwa marga Lubis dan Pasaribu adalah keturunan Si Raja Borbor.

Pantauan di lokasi kejadian, Tim SAR dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih melakukan pencarian di sekitar kejadian mulai dari pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Laguboti AKP O Simanjuntak membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, malam ini jika ombak surut, direncanakan akan kembalikan dilakukan penyisiran menggunakan doton (jaring) dengan kapal nelayan. “Sampai sekarang belum ada hasil, namun akan terus dilakukan pencarian dan tetap memantau di lokasi kejadian ini,” tandasnya.

Kapos Basarnas Pembantu Danau Toba Torang M Hutahaean menerangkan, pihaknya telah menurunkan tim selam. Namun, karena malam hari, tim tidak bisa beraktivitas. Namun dipastikan, pihaknya akan berada di lokasi melakukan upaya-upaya pencarian.  (ft/doc/MS/jpg/nin)



loading...

Feeds