Ini Cara Membedakan Pertamax Palsu yang Beredar di Medan

Ilustrasi pengisian BBM.  
FOTO : pertaminaretail

Ilustrasi pengisian BBM. FOTO : pertaminaretail

POJOKSUMUT.com, BELAWAN – Pertamax palsu di kawasan Medan-Belawan (Medan Utara) jelas membuat resah masyarakat. Untuk mengetahui pertamax itu palsu atau tidak berikut caranya.

Salah seorang warga penjual pertamax, S mengaku, untuk membedakan pertamax asli dan palsu dari warna dan baunya. Meskipun nyaris serupa, namun pertamax asli warnanya terlihat bening dan tidak berbau minyak tanah.

“Pertamax palsu akan berwarna pekat dan sedikit keruh. Saat jari tangan dicelupkan, begitu kering akan meninggalkan bau minyak tanah,” ungkapnya kepada wartawan, Senin. (8/8).

Diutarakan S, murahnya harga jual pertamax ini dikarenakan bahan bakar tersebut merupakan produk palsu rumahan. Untuk membuatnya dibutuhkan condensat, bensin dan zat pewarna.

“Pertamax palsu secara kasat mata terlihat asli. Ada beberapa lokasi pembuatan, termasuk di Bom Lama Lingkungan 25 Kelurahan Pekan Labuhan,” tambah S.

Sebelumnya, informasi diperoleh wartawan Minggu (7/8) kemarin, peredaran pertamax palsu ini terendus dari warga penjual pertamax yang berdomisili tidak jauh dari lokasi depot pertamina TBBM Medan Group di Jalan KL Yos Sudarso Km 20 Kecamatan Medan Labuhan.

“Disini, ada pertamax murah. Kalau mau beli, bisa dipesan lewat saya,” ucap S.

Kata S, untuk harga per liter pertamax yang dibeli dari gudang tempat pembuatannya berkisar Rp7.000. Harga ini jauh lebih murah dari pertamax produksi pertamina dengan harga Rp7.700 per liternya.

“Harga pengambilan segitu. Tapi, kita bisa jual Rp7.500 per liter. Kalau mau untung besar, dijual eceran per botol ukuran satu liter Rp10.000,” cetusnya.

(fir/pojoksumut/sdf)



loading...

Feeds