Kapolres Karo Diganti Pasca 10 Hari Bentrok Polisi dan Warga Desa Lingga

Warga Lingga Tanah Karo, menolak desa mereka dijadikan lokasi hunia tetap pengungsi Sinabung. | fardy pm

Warga Lingga Tanah Karo, menolak desa mereka dijadikan lokasi hunia tetap pengungsi Sinabung. | fardy pm

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kasubdit I Dit Narkoba Polda Sumut, AKBP Rio Nababan, Senin (8/8/2016) resmi menduduki jabatan Kapolres Karo. Ia menggantikan AKBP Pangasian Sitio.

Kuat dugaan kalau pergantian mendadak ini buntut dari kerusuhan antara pihak Polres Karo dengan warga Desa Lingga, hingga menyebabkan seorang warga meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Baca : Bentrok Polisi dan Warga di Desa Lingga, Satu Tewas

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan membenarkan soal pergantian itu. Namun apakah pergantian itu berkaitan dengan bentrok yang terjadi kemarin hingga mengakibatkan seorang warga tewas, MP Nainggolan mengatakan belum mengetahui pasti.

“Benar AKBP Rio Nababan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Dit Narkoba Polda Sumut menjabat sebagai Kapolres Karo, soal apa penyebabnya saya kurah tahu. Pergantian itu kebijakan pimpinan. Sprin (surat perintah) Kapolda,” katanya pada wartawan.

Dengan adanya pergantian mendadak ini, maka perwira melati dua itu (AKBP Pangasian Sitio) menjabat sebagai Kapolres Karo kurang dari tiga bulan saja. Ia menjabat mulai 20 Mei lalu atau hanya sepuluh hari pasca bentrok polisi dan warga Desa Lingga akhir Juli 2016. (ring/pojoksumut)



loading...

Feeds