UMSU Raih Juara Festival Tari Garapan Etnik Nusantara

UMSU juara tari etnik

UMSU juara tari etnik

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil meraih juara pertama dalam Festival Tari Garapan Etnik Nusantara 2016.

Perguruan tinggi yang menyandang akreditasi B ini menyisihkan 168 peserta lainnya untuk meraih posisi teratas, dalam lomba seni tari bagi mahasiswa PTS di lingkungan Kopertis Wilayah I Sumut.

Kegiatan perlombaan tersebut berlangsung pada 6-8 Agustus 2016 di halaman kantor Kopertis Wilayah I Jalan Setia Budi Tanjung Sari Medan.

Tampil sebagai juara 2 STIE Bina Karya Tebing Tinggi, juara 3 diraih STT Harapan Medan. Sedangkan Juara Harapan I diraih Akbid Mitra Husada Medan, juara Harapan 2 Universitas Pelita Harapan Medan, juara Harapan 3 Akbid Palapa Husada Medan.

Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto mengatakan, kegiatan ini akan kita adakan setiap tahunnya. Karena, ini merupakan bagian dari kegiatan kemahasiswaan.

“Kegiatan ini diikuti sekitar 35 tim/PTS . Tujuannya mengasah kreatifitas mahasiswa karena memadukan sebuah tarian menjadi tarian etnik nusantara. Dengan demikian mahasiswa dapat menciptakan kreatifitasnya melalui tarian,” ujar Prof Dian kepada wartawan, Selasa (9/8/2016).

Diutarakan Dian, kegiatan ini menjadi pertanda baik ke depan. Karena, tahun depan akan dibuat lebih meriah lagi. Apalagi anggaran untuk kegiatan kemahasiswaan kembali menjadi Rp2,5 miliar.

“Ini menunjukkan pemerintah bukan hanya memikirkan sisi ilmiah mahasiswa. Nnamun, juga segi kreatifitasnya,” sebutnya.

Dian menambahkan, diminta kepada selu­ruh mahasiswa untuk tetap berkreasi dan kreatif sehingga tidak meninggalkan kebudayaan asli Indonesia di bidang tarian etnik nusantara.

Sementara, Ketua Panitia kegiatan yang juga Kabid Akademik Kemahasiswaan dan Ketenagaan, Heriyanto SSos menuturkan, festival ini digelar untuk menggali minat dan bakat serta potensi seni tari mahasiswa PTS di lingkungan Kopertis Wilayah I Sumut.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, diharapkan dapat menumbuhkembangkan kemampuan berkreasi di kalangan mahasiswa di bidang seni tari.

“Kegiatan itu diyakini mampu melestarikan budaya nusantara. Khususnya, seni tari dalam rangka mengantisipasi budaya luar yang tidak sesuai dengan norma dan budaya bangsa Indonesia,” tuturnya.

Secara terpisah, Wakil Rektor I UMSU Arifin Gultom mengaku bangga dengan keberhasilan mahasiswanya meraih juara pertama.

Dia menilai festival ini baik untuk menggali ba­kat seni mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat me­ngem­bangkan diri yang nan­tinya tercipta generasi berkarakter dan berbudaya.

Diungkapkan Arifin, tarian berjudul Joget Rentak Jejaka Melayu yang dimenangkan UMSU dalam Festival Tari Garapan Baru Etnik Nusantara itu, ternyata juga meraih nominasi pada perhelatan IMTG yang diadakan di Thailand baru-baru ini.

“Tarian ini sebelumnya dibawakan di ajang IMTGT di Thailand dan meraih nominasi pada kategori The Best Creative Dance,” ujarnya.

Selain tarian, pada ajang Festival Tari Garapan Baru Etnik Nusantara digelar Kopertis itu juga diumumkan juara untuk kategori penari terbaik diraih kampus Graha Nusantara Padangsidimpuan. Sedangkan juara tim favorit direbut Akademi Royal Kisaran.

Panitia melalui dewan juri juga memberikan gelar juara untuk kategori artistik terbaik dimenangkan IKIP Gunung Sitoli.

Sedangkan penghargaan kostum terbaik diraih AMIK Universal. Para pemenang mendapatkan hadian berupa piala/plakat, sertifikat dan uang tunai.

(fir/pojoksumut/nin)



loading...

Feeds