Dor…Dor! Bus Rombongan Jurnalis Olimpiade Ditembak

Kondisi bus yang ditumpangi wartawan peliput Olimpiade Rio 2016. foto : reuters

Kondisi bus yang ditumpangi wartawan peliput Olimpiade Rio 2016. foto : reuters

POJOKSUMUT.com, BRASIL-Teror senjata terjadi di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil. Ini setelah bus yang membawa rombongan wartawan peliput event akbar itu sekira belasan orang ditembaki dari luar, Rabu (10/8/2016) waktu setempat.

Bus tersebut diketahui baru saja meninggalkan Deodoro di venue cabang olahraga hoki menuju media centre.Terlihat kaca jendela bus itu pecah berkeping.

Panitia Olimpiade (IOC) menyebutkan kerusakan di bus disebutkan berasal dari benda yang datang dari sekitar area. Perjalanan dari venue hoki di Deodoro ke media center di Olympic Park kira-kira 20 menit.

Fotografer Press Association (PA) yang berada di bus mengatakan mereka dari perjalanan venue pertandingan olahraga hoki menuju media center.

“Saya duduk di belakang, kemudian muncul suara ribut pecahan. Bus tidak berada di halte tapi berhenti. Semua orang langsung berbaring di lantai bus, saya juga,” ujarnya.

Kerusakan di jendela bus media peliput Olimpiade Brasil. foto : PA

Kerusakan di jendela bus media peliput Olimpiade Brasil.
foto : PA

Supir bus, lanjutnya berhenti sekitar setengah menit. Orang-orang berteriak, ayo jalan saja. Setelah beberapa menit kami dapat bantuan polisi.

“Kemudian bus didorong di area sepeda motor dan supir bicara ke polisi. Tidak ada korban, termasuk tidak ada yang terluka parah dari pecahan kaca jendela itu,” ungkapnya.

Para jurnalis langsung tiarap begitu peluru menghujam bus. foto : PA

Para jurnalis langsung tiarap begitu peluru menghujam bus.
foto : PA

IOC mengeluarkan pernyataan, “Bus media berjalan dari Deodoro menuju Barra. Ada dua jendela yang pecah oleh benda yang datang dari luar. Kepolisian setempat sedang menginvestigasi kejadian ini, kami akan menginformasikan selanjutnya,” jelas pernyataan tersebut.

Presiden Olimpiade Rio 2016, Mario Andrada mengatakan ada peluru yang ditembakkan terekam kamera pihak sekuriti. Dan, jurnalis bukanlah target utamanya. “Peluru itu ditembakkan dengan kecepatan rendah,” tegasnya. (thesun/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds