Mayat Pemuda dalam Goni Itu Dipastikan Korban Pembunuhan

Masyarakat berusaha menggapai goni yang berisi mayat, Senin (8/8/2016).
foto: metroasahan/jpg

Masyarakat berusaha menggapai goni yang berisi mayat, Senin (8/8/2016). foto: metroasahan/jpg

POJOKSUMUT.com, TANJUNGBALAI-Penemuan mayat pria dalam goni yang sengaja dibuang di tepi anak sungai, Jalan Pematang Sei Baru, Dusun II, Kecamatan Tanjungbalai, Senin (8/8/2016) kemarin kuat dugaan merupakan korban pembunuhan sadis.

Ini sesuai hasil otopsi yang disampaikan dr Reinhard Hutahaean, Kepala Instalasi dan Kedokteran Forensik RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar, Selasa (9/8/2016). “Pada tulang kepala korban mengalami retak di sebelah kiri, rahang kanan bawah patah akibat trauma benda tumpul,” ujarnya.

Baca Juga :Ngeri! Mayat dalam Goni Terapung di Sungai, Tangan Diikat, Kepala Penuh Luka

Mayat korban, lanjutnya saat ditemukan diperkirakan sudah dua hari meninggal dunia, apakah pada Minggu dini hari atau Sabtu malam. “Tapi yang pasti korban diduga dibunuh,” kata dr Reinhard.

Selain itu, dari hasil otopsi juga ditemukan ada tanda tahi lalat di perut sebelah kanan pria tak dikenal tersebut. Ini lanjutnya semoga bisa menjadi petunjuk bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga.

Selain ada tahi lalat, sambung Reinhard, ciri-ciri lainnya adalah gigi graham depan bagian kanan bawah (molar dua) korban busuk atau tinggal akar pada masa hidupnya.

Kemudian tinggi korban berkisar 173 cm, kulit kuning langsat, rambut lurus hitam panjang sekitar 7 cm, kesan rapi samping kiri belakang pendek. Lalu, umur korban diperkirakan masih di bawah 20 tahun. Ciri-ciri lain, kepala korban terlihat agak peang, gigi atas depan terlihat jarang (gigi seri yang tengah posisinya berjarak) dan konsisi gigi bersih.

Masih di kamar Forensik RSUD Djasamen Saragih, Jalan Vihara Kota Pematangsiantar, Kanit Resum I Polres Asahan IPTU JT Siregar, didampingi petugas Polsek Sei Kepayang menerangkan, mayat pria tidak dikenal itu ditemukan di pinggiran anak sungai Jalan Pematang Sei Baru, Dusun II, Desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. Saat ditemukan, korban memakai baju kemeja warna cokelat tua, lengan tangan gantung dan memakai celana jeans warna hitam pudar. Juga memakai kolor (celana dalam, red) warna merah tanpa merek dan kaos kutang (singlet) merek Nitro No 38.

Lanjut Siregar, korban ditemukan warga dalam goni kain warna coklat, dengan posisi tangan terikat dengan locin, posisi tangan ke belakang dan kaki terikat tali ke leher dengan tali plastik warna kuning.



loading...

Feeds