Sumbang Medali, Eko Yuli Raih Rp2 Miliar, Rp15 Juta per Bulan dan Rumah Baru

Eko Yuli dapat berkah melimpah setelah mempersembahkan medali perak. | afp

Eko Yuli dapat berkah melimpah setelah mempersembahkan medali perak. | afp

POJOKSUMUT.com, Dengan raihan medali perak Olimpiade Rio De Janeiro 2016, Eko Yuli Irawan dijamin mendapat bonus Rp 2 miliar dan tunjangan Rp 15 juta per bulan dari pemerintah. Tak cuma itu, dia pun bakal menerima hadiah rumah baru.

Sesuai janji pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 akan mendapat bonus Rp 5 miliar, perak Rp 2 miliar, dan perunggu Rp 1 miliar.

Setiap bulan, peraih emas juga akan diberi tunjangan Rp 20 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta. Namun, tunjangan itu akan dibayarkan per tahun, yakni Rp 240 juta untuk peraih emas, Rp 180 peraih perak dan Rp 120 juta peraih perunggu.

Dengan demikian, Eko bersama lifter putri Sri Wahyuni yang juga meraih medali perak di kelas 48 kilogram, akan menerima bonus Rp 2 miliar serta pemasukan dari tunjangan sebesar 180 juta rupiah per tahunnya.

Jumlah itu baru dari pemerintah, belum dari pihak lain. Bahkan, PB PABBSI selaku induk yang menaungi cabang olaraga angkat besi dan binaraga di Tanah Air, juga menjanjikan bonus berupa rumah baru kepada Eko dan Yuni.

“Kalau hadiahnya berupa rumah kan ada kenangannya nanti,” kata Ketua Umum PB PABBSI Rosan P. Roeslani, dalam rilis resmi kepada JawaPos.com.

Rosan juga mensyukuri raihan dua perak dari dua atlet angkat besi Indonesia. Bahkan, dia merasa sejatinya Eko sanggup meraih prestasi yang lebih baik dari perak.

“Dua perak ini harus kita syukuri, karena inilah hasil terbaik angkat besi Indonesia dalam Olimpiade. Malah kemungkinan masih bisa bertambah lagi besok,” kata Rosan.

“Seharusnya Eko Yuli dapat meraih medali emas, tapi perak inilah pencapaian yang harus kita terima,” tandasnya.

(ira/JPG/sdf)



loading...

Feeds