Dua Pelaku Penganiayaan Polisi Diringkus

Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto bertanya kepada kedua pelaku (pakai topeng)
foto : ring/pojoksumut

Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto bertanya kepada kedua pelaku (pakai topeng) foto : ring/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-POJOKSUMUT.com, MEDAN-Dua orang pelaku penganiayaan personil Polsek Medan Baru, akhirnya diringkus petugas Sat Reskrim Polresta Medan. Sedangkan sembilan lainnya masih dalam pengejaran.

Penganiayaan itu terjadi pada, Jumat (5/8/2016) lalu, dimana petugas menangkap seorang bandar narkoba berinisial JK di kawasan Kampung Aur, Jalan Suprapto, Medan Maimun.

Saat akan dibawa, JK membuang barang bukti yang sebelumnya ia kantongi, mengetahui hal itu, petugas pun mengambilnya. Kondisi itu langsung dimanfaatkan JK untuk memprofokasi warga dengan berteriak rampok hingga menyulut emosi warga.

Nyawa petugas itu selamat setelah melarikan diri ke DenPom yang tak jauh dari lokasi. Keduanya dibekuk berdasarkan petunjuk rekaman video yang diteliti oleh kepolisian.

Diungkapkan Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, didamping Kasat Rekri, Kompol Fahrizal dan Wakasat Reskrim AKP Arfin Fahreza, sembilan pelaku yang menganiaya polisi sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“JK melakukan provokasi terhadap warga dengan berteriak rampok. Provokasi yang dilakukan berhasil. Sebab, warga sekitar yang kini DPO Polresta Medan berdatangan kemudian menghakimi polisi Polsekta Medan Baru,” ungkapnya.

Selain itu, Mardiaz pun sempat menyinggung adanya video yang tersiar di media sosial menyebutkan, kalau polisi menjebak warga, Mardiaz membantahnya. “Ini untuk membantah bahwasanya ada yang tersiar di medsos, anggota menjebaknya, itu tidak benar,” sebut mantan Wadir Res Krimsus Polda Sumut ini. (ring/pojoksumut/nin)



loading...

Feeds