Naomi Boru Lubis Langsung Dimakamkan di Desa Haunatas 1

Jenazah Naomi Boru Lubis ditemukan dan dimakamkan, Rabu sore.
foto : Freddy Tobing/jpg

Jenazah Naomi Boru Lubis ditemukan dan dimakamkan, Rabu sore. foto : Freddy Tobing/jpg

POJOKSUMUT.com, TOBASA-Isak tangis keluarga dan teman korban tenggelam di Perairan Danau Toba, Naomi Boru Lubis, tumpah di rumah duka di Haunatas 2, Kecamatan Laguboti, Tobasa. Naomi ditemukan Rabu (10/8/2016) sekira pukul 10.30 WIB. Pelajar Kelas IX E SMPN 4 Laguboti itu ditemukan dengan posisi telungkup di dasar danau pada kedalaman 30 meter.

Baca Juga : Akhirnya! Naomi Boru Lubis Ditemukan di Kedalaman 30 Meter Perairan Danau Toba

Amatan wartawan di rumah duka, kedua orangtua almarhumah terus menangis dan selalu memeluk peti jenazah almarhum. Para pelayat juga terlihat menitikkan air mata, termasuk teman sekolah almarhumah yang saat itu menggelar kebaktian singkat.

Naomi dikebumikan pada Rabu (10/8/2016) sore di pemakaman umum Desa Haunatas 1. “Hari ini dikebumikan. Namun sebelumnya, akan digelar acara kebaktian singkat dan acara khusus keluarga,” ujar Kepala Desa Haunatas 1Mukhtar Lubis yang jugamasih kerabat almarhum.

Butuh kerja keras menemukan jasad Naomi. “Kami temukan di kedalaman 30 meter. Dari lokasi awal jatuhnya korban sekitar 50 meter ke tengah. Saat kami temukan, posisinya telungkup di Lumpur, bukan tertimbun,” jelas Jhon Haiden Manurung salah seorang penyelam yang diwawancarai bersama tim Basarnas usai melakukan evakuasi.

Diterangkan, proses pencarian yang mereka lakukan pagi ini bersama empat penyelam lainnya terbilang susah, dimana harus memperlebar radius pencarian hingga kedalaman 30 meter. Dimana, dalam penyelaman sebelumnya dilakukan dengan menyisir radius 30 meter dari lokasi jatuhnya korban dan kedalaman air mencapai 25 meter.

“Pada kedalaman 30 meter di dasar danau, cahaya tidak tembus. Tekanan semakin tinggi. Sementara jarak pandang pun hanya sekitar 1 meter. Jadi kami harus lebih dekat dan lebih teliti menyisir dasar danau,” terangnya.

Mereka menerangkan, diperkirakan, setelah jatuh terperosok dengan pasir yang labil, Naomi kemudian terseret ke dasar danau yang struktur dasar danau terjal dan terbawa hingga jarak 50 meter dari lokasi terakhir.

“Melihat kondisi dasar danau yang terjal, kemungkinan Naomi tidak terguling, tapi turun perlahan mengikuti dasar danau yang terjal. Kemudian kandas di posisi terakhir yang struktur dasar danau datar dan tidak lagi bergeser,” paparnya.

Evakuasi itu disaksikan langsung kedua orangtua Naomi, T Lubis dan E br Hutauruk. Begitu mengetahui putrinya ditemukan, sontak mereka menangis histeris.

Setelah melihat wajah putrinya, tim yang dipimpin Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tobasa Espon Simanjuntak membawa jasad Naomi yang saat itu mulai membengkak dimasukkan ke kantong mayat dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Laguboti. Di sana, dilakukan visum luar dan selanjutnya dimasukkan ke dalam peti jenazah dan dibawa ke rumah duka di Desa Haunatas 1, Kecamatan Laguboti.(ft/ara/ms/jpg/nin)



loading...

Feeds