Terungkap! Ini Penyebab Premium Hilang di Sejumlah SPBU

ilustrasi pengisian bahan bakar minyak

ilustrasi pengisian bahan bakar minyak

POJOKSUMUT.com, MEDAN– Sejumlah warga kecewa saat mengisi bahan bakar di sejumlah SPBU di Kota Medan. Niat untuk mengisi premium mau tak mau seolah dipaksa untuk mengisi minimal pertalite atau pertamax yang lebih mahal.

Seperti di SPBU Singapore Station Jalan Brigjend Katamso. Saat ingin mengisi premium ternyata tidak ada lagi dijual di sana. Minimal harus pertalite.

Saat ditanyakan kepada petugas SPBU bahwa SPBU tak boleh lagi menjual premium. “Silakan saja cari di daerah sini, mana ada lagi yang juga premium,” kata petugas di SPBU Singapore Stasion, Rabu (10/8/2016) kemarin.

Dikonfirmasi kepada Officer Communication Pertamina MOR I Sumbagut, Arya Yusa ternyata hingga saat ini rencana penghapusan premium belum ada lantaran pihaknya bukan regulator. Sebab, regulasi premium langsung dari kementerian.

“Kita hanya memfasilitasi pengusaha SPBU yang omset BBK-nya tinggi. Karena, banyak pengusaha yang minta ganti dari premium ke pertalite. Sebab, keuntungan yang didapat dari pertalite bisa dibilang dua kali lipat dari premium.”

“Jadi, ada pengusaha SPBU di daerah banyak yang menjual BBK saja, dibanding premium lantaran benefitnya lebih besar.”

“Namun, kalau di terminal BBM kita tetap mewajibkan untuk menjual premium. Terutama, omset premiumnya lebih besar dibandingkan dengan pertalite,” tandas Arya.

(fir/sdf/pojoksumut)



loading...

Feeds