Orang Tua Yuyun Mengamuk di Persidangan

Ibunda Yuyun tampak marah dengan terdakwa di persidangan putrinya yang meregang nyawa usai diperkosa lalu dibunuh

Ibunda Yuyun tampak marah dengan terdakwa di persidangan putrinya yang meregang nyawa usai diperkosa lalu dibunuh

POJOKSUMUT.com, BENGKULU-Masih ingat dengan kasus pemerkosaan dan pembunuhan sadis Yuyun (13)? Saat ini kasus masih berlanjut di Pengadilan Negeri Curup, Bengkulu, yang kembali menggelar sidang,  Kamis (11/8/2016).

Dalam sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi tersebut, orang tua dari Yuyun sempat mengamuk usai memberikan kesaksian atas terdakwa Za cs.

Keduanya diduga sempat berusaha memukul lima orang terdakwa, hingga akhirnya petugas langsung mengevakuasi keduanya ke salah satu ruang di Pengadilan Negeri Curup.

Baca Juga : 11 Fakta Keji Yuyun Diperkosa 14 Pria Lalu Dibunuh

Sementara itu, di dalam ruangan persidangan masih terdengar suara Yana, ibunda Yuyun, meminta agar para pelaku dihukum mati.

“Saya minta yang dewasa dihukum mati dan yang anak-anak dihukum seumur hidup,” teriak Yana sebelum masuk ke mobil petugas.

Yana pun harus dievakuasi petugas ke salah satu ruang di Pengadilan Negeri Curup. Di dalam ruangan tersebut, Yana masih berteriak histeris meminta para pelaku dihukum berat.

Belum diketahui pasti penyebab orang tua Yuyun yaitu Yakin dan Yana mengamuk usai memberikan kesaksian.

Namun berdasarkan data yang berhasil dihimpun Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group), keduanya ngamuk saat hendak keluar dari ruang sidang tertutup usai memberikan kesaksian.

Saat itu Yana meminta izin kepada majelis hakim untuk menyampaikan sesuatu kepada para terdakwa. Namun majelis hakim menolak, dan meminta menyampaikan hal tersebut langsung kepada majelis hakim.

Kemudian ibu dari Yuyun tersebut, menanyakan apakah setelah para terdakwa memperkosa Yuyun, Yuyun masih hidup. Ia juga menyampaikan betapa kejamnya para pelaku yang menyiksa Yuyun hingga meninggal dunia. Dan apa yang mendasari para terdakwa melakukan perbuatannya.

Begitu juga dengan ayah dari Yuyun, Yakin, diduga akan memukul para terdakwa. Namun petugas yang berjaga di dalam ruangan sidang langsung mencegah dan mengevakuasi Yakin.

“Saya tidak mau memukul, saya cuman ingin memegang mereka (para terdakwa),” aku Yakin saat dievakuasi petugas keluar dari ruang persidangan dengan muka marah.

Setelah tenang kemudian kedua orang tua Yuyun ini dievakuasi ke mobil untuk dianter ke tempat tinggal mereka dikawasan SPN Curup. Saat keluar tersebut Yana kembali meminta agar para terdakwa dihukum mati.

Kemarin merupakan persidangan lanjutan atas enam orang terdakwa yaitu Za (22), To (18), Su (19), Ma (18) dan Fa (19). Sedangkan satu orang yang masih berusia 13 tadalah Ja.

Dalam sidang yang dilakukan terpisah antara anak-anak dan dewa tersebut, Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Rejang Lebong menghadirkan 13 orang saksi.

Sebanyak 13 orang saksi yang dihadirkan tersebut yaitu 7 orang merupakan terpidana anak dengan kasus yang sama. Kemudian dua orang tua Yuyun yaitu Yakin dan Yana. Juga dua orang kelurga Yuyun yang pertama kali menemukan jasad korban serta dua petugas dari polsek PUT.

JPU Arlya Noviana Adam menjelaskan, sidang dengan mendengarkan keterangan saksi-saksi ini untuk menegaskan peran masing-masing terdakwa dalam pembunuhan Yuyun.

“Untuk hari ini (kemarin) saksi yang kita minta keterangan baru anak-anak saja, sidang akan kita lanjutkan minggu depan,” ungkap Arlya. (251/sam/jpnn/nin)



loading...

Feeds