Dituding Miliki Kewarganegaraan Ganda, Menteri ESDM : Lihat Muka Saya Apa?

 Arcandra Tahar

Arcandra Tahar


POJOKSUMUT.com, JAKARTA
—Baru diangkat jadi Menteri ESDM, nama Archandra Tahar sudah diterpa gosing miring. Menteri itu disebut-sebut memiliki dwi kewarganegaraan yaitu Indonesia dan Amerika Serikat.

Ia dikabarkan sudah menjadi warga negara Amerika Serikat melalui proses naturalisasi pada 2012. Jika kabar itu benar adanya, pria yang sudah 20 tahun bekerja di negeri Paman Sam ini, terancam dicopot jabatannya.

Namun, dia langsung membantahnya. “Lihat muka saya apa? Muka orang Padang begini kok,” tegas Archandra di kompleks Istana Negara, Jakarta, Sabtu, (13/8/2016).

Archandra tiba-tiba datang ke Istana Merdeka menemui Presiden Joko Widodo. Pertemuan keduanya tidak ada dalam jadwal Presiden hari ini. Isu yang beredar, dia dipanggil terkait kewarganegaraannya tersebut.

Namun, lagi-lagi itu dibantah ahli kilang lepas pantai di Petroneering, Houston tersebut. Dia pun enggan memerinci isi pertemuannya dengan Presiden. Pertanyaan seputar paspor yang dimilikinya pun tidak terjawab.

“Tadi cuma silahturahmi. Saya mau ada meeting,” tegasnya lalu bergegas meninggal awak media massa yang mengejarnya.

Sebagaimana diketahui, beredar informasi melalui viral yang menyebut Archandra sudah memutus ikatannya sebagai WNI sejak Maret 2012 lalu. Archandra juga dituding sengaja membuat paspor Indonesia di KJRI Houston dengan masa berlaku lima tahun agar tidak diketahui rencananya melepaskan kewarganegaraan sebagai WNI.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM sudah melakukan penelitian terhadap perjalanan yang dilakukan Menteri ESDM Archandra Tahar.

Penelitian ini dilakukan terkait kewarganegaraan ganda, yang dimilik Archandra.

“Langkahnya adalah melakukan penelitian perlalulintasan beliau keluar negeri dan masuk ke Indonesia melalui tempat pemeriksaan di bandara atau pelabuhan,” kata Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny F. Sompie, Sabtu (13/8).

Ronny menjelaskan, data yang telah dimiliki oleh Ditjen Imigrasi Kemenkumham langsung diserahkan ke Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. “Datanya sudah kami serahkan kepada bapak Menkumham,” ucap Ronny. (boy/gil/jpnn/nin)



loading...

Feeds