Tega…Lukas Gelapkan Uang SMK Cinta Rakyat Rp712 Juta

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, SIANTAR-Lukas (41) warga Lorong Limau, Siantar Marihat, Sumatera Utara, dilaporkan Yayasan Katolik Santo Yosep Medan ke Polres Siantar. Pasalnya, Lukas tidak menyetorkan uang SMK Cinta Rakyat.

Informasi yang diperoleh wartawan Sabtu (13/8/2016), dalam laporan polisi tersebut pihak yayasan yang diwakili oleh Besli Silaen (54), bahwa Lukas yang menjabat sebagai kolektor di SMK Cinta Rakyat menggelapkan uang sebesar Rp712 juta. Uang tersebut merupakan uang sekolah dan praktek serta dana penerimaan siswa baru tahun ajaran 2013-2016.

Terbongkarnya kasus ini berawal dari adanya laporan saksi Marlina Sinaga yang diminta untuk melakukan audit internal pada Sabtu (18/7/2016) lalu.‬ Dari hasil audit itulah ditemukan adanya kekurangan dana sebesar Rp712 juta lebih, yang tidak disetrokan Lukas.

Sebelum kasus ini dibawa ke Polres Siantar, pihak yayasan sudah pernah memanggil Lukas untuk dimintai tangung jawab. Namun, karena Lukas tidak punya niat baik, pihak yayasan membawanya ke ranah hukum.‬

‪Kasubbag Humas Polres Siantar AKP Isril Noer mengatakan, laporan kasus penggelapan yang dialami oleh SMK Cinta Rakyat sedang dalam penyelidikan.

‪”Benar, laporannya sudah kita terima dan saat ini kita masih memeriksa saksi-saksi. Selanjutnya terlapor Lukas akan kita panggil untuk dimintai keterangannya,” ujar AKP Noer. (fir/pojoksumut/nin)



loading...

Feeds