Buat Laporan Kehilangan Palsu, Ihsan Mendekam di Polsek Medan Kota

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Lantaran takut dimintai ganti rugi oleh sepupunya sendiri atas kehilangan sepeda motor Honda Scoopy BK 5797 AFF, Muhammad Ihsan (24) nekat membuat laporan palsu ke Polsek Medan Kota.

Lapora warga Jalan Balai Desa, Gang Aman, Medan Polonia ini tertuang dalam LP/839/K/VIII/2016/SU/Polresta Medan/Sek Medan Kota. Namun setelah dicek itu hanya akal-akalannya seja. Ia bahkan sama sekali tidak menjadi korban begal atau perampokan melainkan kalau sepeda motor itu dibawa kabur temannya.

Laporan palsu itu ia perbuat untuk mengelabuhi sepupunya agar tidak mengganti rugi sepeda motor yang hilang. Sebab sepeda motor itu juga ia pinjam dari sepupunya sendiri.

“Setelah kita lakukan olah TKP dan memintai keterangan, tersangka ini menjawab berbelit belit, kemudian kita introgasi secara detail barulah ia mengaku kalau ia bukan korban begal, dan itu ia lakukan untuk mengebuhi sepupunya,” ungkap Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Hermindo Tobing, melalui Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu, Minggu (14/8/2016) siang.

Lanjut Martualesi, hilangnya motor itu sendiri bukan di Jalan Sudirman, melainkan di Merdek Walk. “Jadi sepeda motor itu dibawa kabur oleh seseorang yang baru ia kenal di Lapangan Merdeka, karena takut dituntut ganti rugi, tersangka membuat laporan palsu,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka pun terancam hukuman kurungan penjara dibawah 4 tahun. “Tersangka kita kenakan dengan pasal 220 KUHPidana den ancaman maksimal dibawah 4 tahun penjara,” tandas Martualesi. (ring/pojoksumut/nin)



loading...

Feeds