Tahu Akan Dipisahkan, Bayi Kembar Siam Berpegangan Erat

Tim kembar siam Kepulauan Riau membawa bayi kembar siam, Rahmi ke ruang PICU usai berhasil menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Awal Bros Batam (RSAB), Lubukbaja, Minggu (14/8). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

Tim kembar siam Kepulauan Riau membawa bayi kembar siam, Rahmi ke ruang PICU usai berhasil menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Awal Bros Batam (RSAB), Lubukbaja, Minggu (14/8). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

POJOKSUMUT.com, BATAM  – Operasi pemisahan badan bayi kembar siam, Rahma-Rahmi di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) telah dituntaskan oleh tim dokter gabungan di RS Awal Bros (RSAB) Batam dan RS dr Soetomo Surabaya, Minggu (14/8).

Untuk bayi bernama Rahma selesai menjalani operasi kedua untuk pemasangan sabuk pada pembuluh darah jantung, pada pukul 15.07 WIB.

Operasi dilakukan oleh Dokter Spesialis Bedah Jantung dr Soetomo Surabaya dr Heroe Soebroto, SpB-TKV (K) dan Dokter Spesialis Bedah Anak RSAB Batam dr Victor Nababan.

Usai dioperasi, bayi cantik ini dipindahkan ke ruang PICU. Rahma sempat hampir sadar. Hal itu ditandai dengan gerakan mata yang berkedip-kedip. Namun, ia kembali ditidurkan.

“Ini supaya jantungnya bisa beradaptasi dengan pembuluh darah dan aliran darah yang baru,” kata Ketua Tim Kembar Siam Surabaya, dr Agus Harianto, SpA(K) yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Minggu (14/8).

Sementara itu, pada pukul 15.00 WIB, Rahmi, saudara kembar Rahma mulai sadarkan diri. Tangan dan kakinya mulai bergerak-gerak. Pada pukul 16.30 WIB, dokter melepas alat bantu pernafasannya. Rahmi pun mulai bernafas normal sejak saat itu.

“Sebelum sampai ke PICU, Rahmi juga sudah mulai membuka mata,” kata Agus Harianto.

Seusai dipisahkan, Rahmi memiliki bobot 4,75 kg dan Rahma seberat 3,75 kg. Kedua putri pertama dari pasangan Junaidi Bakri Ratulolly dan Warmin Bahruddin itu sepertinya tahu hendak dipisahkan.

Saat akan dioperasi, keduanya saling berpegang tangan. Kondisi itu berlangsung sejak Sabtu (13/8) lalu hingga tiba di ruang operasi, Minggu (14/8) pagi.

Ketika dibawa ke dalam ruang operasi, bayi yang lahir 29 Maret lalu itu mulai rewel. Keduanya menangis terus. Ayahnya, Junaidi berusaha menenangkan keduanya dengan mengipasi.

Sementara sang ibu, Warmin, membelai-belai keduanya. “Saya tidak tahu kenapa dia nangis terus seperti itu,” kata Warmin Bahruddin.

(ceu/iil/JPG/sdf)



loading...

Feeds

Monyet Bakal Seret Chris Brown ke Penjara

Kejadian tak menyenangkan bermula ketika Chris mengunggah hewan peliharaannya tersebut dalam akun intagramnya. Dia memperlihatkan kebersamaan sang anak dengan capuchin.