Disembunyikan di Fiber Ikan, 30 Ton Bawang Ilegal Malaysia Berhasil Diamankan

Bawang ilegal yang disembunyikan di tempat ikan di  KM Dua Bersaudara  yang membawa 30 ton bawang ilegal diamankan petugas Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung.
foto : riki siregar/metroasahan/jpg

Bawang ilegal yang disembunyikan di tempat ikan di KM Dua Bersaudara yang membawa 30 ton bawang ilegal diamankan petugas Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung. foto : riki siregar/metroasahan/jpg

POJOKSUMUT.com, TANJUNGBALAI-Aksi penyeludupan bawang merah ilegal kembali via jalur laut. Beruntung, Petugas patroli Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (BC) Tipe Madya Pabean C Teluk Niibung, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 30 ton bawang merah asal Malaysia tersebut.

Bawang tersebut diselundupkan melalui Kapal Nelayan KM Dua Bersaudara yang diamankan petugas di Perairan Bagan Asahan, Kabupaten Asahan, Sabtu (13/8/2016) sekira pukul 20.30 WIB.

Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Niibung, Fuad Fauzy melalui Kasi P2, M Firdaus membenarkan penangkapan itu. Dikatakan saat ini kapal tersebut sudah diamankan ke Kanwil DJBC Sumut Belawan.

Firdaus menjelaskan, untuk mengelabui petugas, bawang ilegal tersebut dibunyikan dalam palka kapal dan fiber ikan. Saat dilakukan penangkapan, 3 dari 7 ABK berhasil meloloskan diri dengan melompat ke sungai, sementara 4 ABK lain berhasil diamankan petugas.

Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan di Kanwil DJBC Sumut Belawan.“Saat ini kapal KM Dua Bersaudara sudah kita serahkan ke Kanwil DJBC Sumut Belawan serta 4 AB-nya sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Firdaus. (Mag02/MA/jpg/nin)



loading...

Feeds