Harga Cabe Rawit Meroket, Tembus Rp40.000/Kg

ilustrasi 
Cabai
pixabay

ilustrasi Cabai pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN – Harga cabe rawit saat ini naik tanpa terkendali. Di beberapa pasar kawasan Kota Medan, harga cabe kecil berwarna hijau ini naik menjadi Rp40.000 per Kg di tingkat pedagang.

Menurut Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, kenaikan harga cabe rawit pada hari ini (kemarin, Red) memang mengejutkan. Sejumlah pasokan cabai rawit dari luar wilayah Sumut khususnya Aceh juga tidak tersedia cukup.

“Tidak adanya panen yang melimpah membuat cabai rawit ini mengalami kenaikan. Sejumlah distributor membebankan biaya tranportasi untuk menutupi biaya pengiriman cabai rawit,” ujarnya, Senin (15/8).

Kata Gunawan, temuan sejumlah di pasar, cabai rawit yang dijual tersebut memiliki kualitas yang buruk. Dengan harga yang mahal, maka konsumen yang dirugikan.

“Kualitas yang buruk tersbeut tidak terlepas dari cabai rawit itu sendiri yang tidak mampu tahan lama.”

“Sehingga kualitas yang menurun itu tidak mampu mengkompensasi harga,” sebut praktisi ekonomi dari keluarga alumni Universitas Gadjah Mada di Sumut ini.

Dia menuturkan, secara keseluruhan, pasokan masih menjadi masalah utama terbatasnya persediaan cabe rawit di pasaran.

Cabe rawit ini memang bukan komoditas utama yang ditanam petani. Namun, sebaiknya semua belajar dari harga cabai rawit ini agar mau menanam cabai rawit.

“Kita harapkan petani memberikan secara khusus lahan untuk tanaman cabai rawit ini. Cabai rawit sebaiknya ditanam secara berkesinambungan dengan porsi tertentu yang tetap.”

“Sehingga, pasokannya mampu dijaga, terlebih pasokan yang terganggu akibat cuaca yang tidak mendukung,” sebutnya.

Ia menambahkan, naiknya harga cabai rawit ini juga berdampak terhadap cabai merah. Namun demikian, kenaikan harga cabai merah masih relatif stabil.

“Harga cabai merah juga mengalami kenaikan sekitar Rp.2.000 per Kg pada pekan ini,” imbuhnya.

(fir/sdf)



loading...

Feeds