Dua Terduga Teroris Jaringan Santoso Dibekuk di Lampung

Densus 88, ilustrasi

Densus 88, ilustrasi

POJOKSUMUT.com, LAMPUNG-Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror diam-diam meringkus dua orang terduga teroris di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Mereka adalah Dwi Atmoko (35) dan Abu Sufyan (24). Keduanya warga Dusun 1 Tirtokencono, Kampung Tanggulangin, Kecamatan Punggur, Lamteng.

Pasukan khusus berlogo burung hantu mengamankan keduanya dari sebuah rumah kontrakan, Senin (15/8/2016) sekira pukul 14.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun mereka merupakan bagian dari jaringan Santoso. Dari operasi penggerebekan di rumah kontrakan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk merakit bom.

Joni (35), salah seorang saksi menuturkan, tempat tinggalnya tak jauh dari rumah kontrakan yang digeledah Densus 88 Antiteror. “Saya lagi bekerja, tahu-tahu ada sekitar tiga mobil. Dua orang masuk ke dalam rumah bersenjata dan langsung menangkap dua penghuni rumah kontrakan itu,”

Karni, tetangga lainnya, mengatakan, keduanya berperilaku sopan dan baik. Bahkan ketika hari raya Idul Fitri lalu, keduanya memberi bingkisan pada orang-orang tak mampu. “Kami tidak tahu kalau itu terduga teroris. Tampaknya biasa saja,”

Sementara itu, Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin membenarkan adanya operasi Densus 88 Antiteror di wilayah Lamteng.

Saat dikonfirmasi, Brigjen Ike Edwin mengatakan, kedua terduga teroris masih dalam pemeriksaan intensif. Hanya, ia tak menjelaskan dimana keberadaan kedua orang tersebut saat ini.

“Kalau untuk adanya laporan terduga teroris yang ditangkap, kami telah menerima. Tetapi untuk menjelaskan kronologis penangkapan bukan kami, melainkan pihak Densus. Sampai sekarang masih diperiksa,” katanya via ponsel semalam.

Saat ditanya kedua terduga itu jaringan Santoso, Dang Ike begitu Ike Edwin disapa tidak menjelaskan jaringan dari terduga teroris tersebut. Dia hanya menegaskan, tim dari Polda Lampung turut membantu operasi penggerebekan di Lamteng.

“Masih didalami. Untuk tim yang melakukan itu (operasi penggerebekan, Red) gabungan dari kami dan tim Densus 88,” pungkasnya. (sya/cw4/c1/wdi/iil/jpg/nin)



loading...

Feeds