Duh, 234 Anggota Dewan Absen di Sidang Tahunan MPR RI

Presiden Jokowi 
dok : Jawa Pos

Presiden Jokowi dok : Jawa Pos

POJOKSUMUT.com, JAKARTA-Ratusan anggota tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dipimpin Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Selasa (16/8/2016) di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen RI. Sidang ini mengagendakan Pidato Kenegaraan Presiden RI.

Sebelum membuka Sidang, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan terlebih dahulu melaporkan anggota Majelis/Dewan yang hadir dalam sidang tersebut.

“Sebanyak 445 Anggota sudah hadir dan menandatangani daftar hadir. Berdasarkan Peraturan Tata Tertib ini sudah kuorum,” kata Zulkifli Hasan sembari mengetuk palu sidang.

Untuk diketahui, jumlah total anggota MPR sebanyak 696 orang terdiri 560 anggota DPR dan 136 anggota DPD RI. Artinya, terdapat 234 anggota yang tidak hadir pada pembukaan sidang MPR RI dengan agenda utama Pidato Kenegaraan Presiden RI.

Dalam sidang ini, Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat pujian dari Parlemen RI.

Ketua MPR Zulkifli Hasan memuji pemerintah. Ia menilai pemerintah berhasil melakukan pembangunan dan program-program kerakyatan.

“Syukur Alhamdulillah, berkat kerja keras pemerintahan Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur begitu giat dikerjakan,” kata Zulkifli, saat memimpin Sidang Tahunan MPR.

Ia meyakini pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, bandara dan infrastrukur lain yang dilakukan pemerintah, akan menjaga konektifitas Indonesia sebagai negara kepulauan. Hal menurutnya mempercepat pemerataan ekonomi.

“Apalagi didukung dana desa dan kredit murah. Semoga ke depan tidak ada lagi disintegrasi nasional, intoleransi, dan kekerasan sosial,” tambahnya.

Pada Sidang Bersama DPR/DPD, Ketua DPR Ade Komarudin juga memberikan sanjugan pada Jokowi-JK. Menurutnya, Indonesia telah berjalan cukup jauh dan tingkat kesejahteraan rakyat relatif semakin meningkat.

Ke depan, masih banyak yang harus ditingkatkan. Kemiskinan harus diberantas, ketimpangan dikurangi sejalan dengan pembangunan infrastruktur, peningkatan dunia pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“Dalam konteks tersebut kita harus memberikan apresiasi kepada Presiden dan Wakil Presiden beserta jajaran kabinet, atas usaha dan kerja keras yang telah dilakukan,” ujar Akom.

Sidang Tahunan MPR/DPR dan DPD dalam rangka HUT RI ke 71 ini juga dihadiri para mantan Presiden dan Wapres, tamu negara-negara sahabat dan masyarakat.

Dari pantauan JPNN.com (grup pojoksumut.com), Presiden Joko Widodo sudah tiba di lokasi bersama Wapres Jusuf Kalla. Ia disambut Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Ade Komarudin. Bersama Jokowi turut serta para pimpinan lembaga tinggi negara seperti Ketua MK Arif Hidayat.

Di dalam ruang sidang, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri sudah lebih dulu tiba. Ia duduk berdampingan dengan Wapres RI ke-6 Tri Sutrisno dan Wapres ke-11 Boediono di sebelah kirinya. Di kanan ada Ibu Wapres Mufidah Kalla dan Ibu Negara Iriana Jokowi.

BJ Habibie yang dikabarkan hadir hingga kini belum terlihat di ruang sidang. Begitu juga Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sekretaris Jenderal DPR Winantunigtyastiti menyebutkan sidang tahunan kali ini akan dihadiri 100 duta besar negara-negara sahabat yang tinggal di Jakarta. Total undangan mencapai belasan ribu.

“Undangan ada sebelas ribu tapi di lobby sebagian, sekitar 2200 orang dari kementerian dan lembaga,” katanya.(fry/fat/jpnn/nin)



loading...

Feeds

Monyet Bakal Seret Chris Brown ke Penjara

Kejadian tak menyenangkan bermula ketika Chris mengunggah hewan peliharaannya tersebut dalam akun intagramnya. Dia memperlihatkan kebersamaan sang anak dengan capuchin.