Penataan Terminal Ajibata Sebagai Gerbang Pariwisata Kawasan Danau Toba

Kemeriahan KKP Danau Toba 2016 beberapa waktu lalu. Pemkab setempat terus menata kawasan danau ini.

Kemeriahan KKP Danau Toba 2016 beberapa waktu lalu. Pemkab setempat terus menata kawasan danau ini.

POJOKSUMUT.com, SAMOSIR-Pemerintah Kabupaten Tobas Samosir (Tobasa) terus berbenah dalam penataan kawasan Danau Toba.

Salah satunya membenahi kawasan Ajibata agar menjadi pintu utama pariwisata se-kawasan Danau Toba.

Ada berbagai program penataan yang direncanakan untuk memaksimalkan potensi itu, salah satunya penataan kawasan terminal hingga rencana relokasi mata pencaharian warga.

“Terminal Ajibata merupakan pintu gerbang pariwisata se-kawasan Danau Toba, sehingga perlu dilakukan penataan. Nantinya, akan banyak yang dikorbankan, misalnya relokasi warga yang mencari nafkah di sana,” tutur Camat Ajibata Audi Murphy Sitorus dalam rapat terkait penataan kawasan Ajibata di Balai Data.

Diterangkan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya mencari solusi relokasi yang dimaksudkan di kawasan tanah milik Pemkab Tobasa itu.

Dimana sudah banyak warga yang berpuluh tahun mencari nafkah di lokasi tersebut. Bahkan sebagian besar warga sudah membangun rumah permanen di sekitar lokasi terminal.

“Masyarakat sudah puluhan tahun mencari nafkah di terminal itu, jadi harus dipikirkan dengan matang bagaimana nanti nasib warga. Sementara lokasi terminal tergolong sempit,” timpal camat didampingi Kepala Desa Parsaoran.

Terkait hal itu, Bagian Hukum Pemkab Tobasa mengatakan, proses pemindahan warga harus mengacu pada surat perjanjian sewa tanah milik Pemkab Tobasa sebelumnya. “Kita harus teliti dulu bagaimana bunyi perjanjian sewa tanah Pemkab dengan warga sehingga nantinya tidak ada yang dirugikan,” katanya.

Soal danya bangunan permanen yang dibangun warga di atas tanah yang disewa dari Pemkab, menurutnya warga tidak boleh merubah bentuk bangunan milik Pemkab tersebut.

Sementara, pihak Polres yang diwakili Kasat Lantas AKP R Sembiring mengharap efek penataan terminal Ajibata itu nantinya harus bisa memberikan rasa nyaman terhadap warga.

“Saat relokasi nantinya mungkin akan ditunggangi kepentingan tertentu, jadi relokasi harus diupayakan senyaman mungkin,” pintanya.

Sementara, Kadishubkominfo Pemkab Tobasa Ir Pargaulan Sianipar mengutarakan, akan memperhitungkan segala kemungkjnan terkait kearifan lokal yang sudah lama tertanam di daerah itu.

Termasuk ketersediaan lokasi berdagang warga yang telah lama berada di lokasi tersebut sehingga tidak menerlantarkan mata pencaharian warga. (ft/ara/MS/jpg/nin)



loading...

Feeds