Kisah KimJong-nam, Anak Hasil Hubungan Gelap, Selalu Diburu dan Tinggal Terasing

Kim Jong-il (kiri) bersama sang putera Kim Jong-nam semasa kecilnya. (AFP FILE)

Kim Jong-il (kiri) bersama sang putera Kim Jong-nam semasa kecilnya. (AFP FILE)

POJOKSUMUT.com, KEMATIAN Kim Jong-nam, dengan cara tidak wajar di Kuala Lumpur, Malaysia, menyiratkan banyak dugaan.

Satu diantaranya adalah Jong-nam sengaja dibunuh oleh adik tirinya yang juga pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un.

Ini tentu bukan tanpa alasan. Mengingat, sudah sekian banyak orang dekat dan kerabat Kim Jong-un dieksekusi.

Pria chubby itu punya sifat paranoid kelas dewa. Dia beranggapan bahwa orang-orang di sekitarnya bisa menggulingkan dirinya dari kekuasaan.
Putra bungsu mendiang Kim Jong-il itu naik takhta sepeninggal ayahnya pada 28 Desember 2011

Juga, beberapa dokumen memang menunjukkan bahwa Jong-un tidak suka dengan Jong-nam. Itu pula yang membuat Jong-nam harus hidup di pengasingan.

Jong-nam adalah salah satu putra kesayangan Kim Jong-il. Jong-nam adalah anak Jong-il dengan seorang artis yang ber- nama Sung Hae-rim. Mereka mulai berhubungan pada 1968.

Karena tidak mendapat restu dari sang ayah, Kim Il-sung, Jong-il berhubungan dengan Hae-rim secara sembunyi-sembunyi. Sampai akhirnya lahirlah Jong-nam pada 10 Mei 1971.

Sejak lahir, Jong-nam diasingkan. Keberadaannya ditutup-tutupi. Selama delapan tahun pertama hidupnya, dia tinggal bersama dengan bibinya, Song Hye-rang. Dia adalah kakak tertua Sung Hae-rim. Meski begitu, Jong-il tetap sering menemui putranya tersebut dan menunjukkan rasa sayangnya yang luar biasa.

”Kata-kata tidak bisa mendeskripsikan bagaimana dalamnya cinta Jong-il kepada putranya,” tulis Hye-rang dalam buku memoar The Wisteria House karyanya.

Hye-rang membelot ke Korea Selatan pada 1990-an dan menulis buku tersebut. Dia juga menjelaskan bagaimana Jong-il kerap menggendong Jong-nam hingga tertidur dan membisikkan kata-kata yang menenangkan saat bayi mungil tersebut menangis.

Jong-nam memiliki darah seni yang kuat. Itu mengalir dari ibunya yang seorang aktris kenamaan pada masanya. Ayahnya juga sangat menyukai seni serta penggemar berat film.

Jong-nam muda senang membuat film-film pendek dan skrip. Jong-il akhirnya membuatkan Jong-nam tempat untuk syuting film dan melengkapi berbagai peralatannya.

Selama tinggal di Pyongyang, Jong-nam kecil tidak pernah mengenyam bangku pendidikan. Hye-rang yang mengajarinya berbagai hal. Baru setelah usianya menjelang sembilan tahun, dia dibawa ke Moskow.

Pada 1980-an, Jong-nam keluar masuk sekolah internasional di Moskow dan Jenewa. Dia belajar bahasa Prancis dan Jerman. Jong-nam sangat fasih berbicara dalam bahasa Inggris. Baru pada 1988 pria bertubuh tambun tersebut kembali ke Pyongyang. Saat itu usianya hampir 18 tahun.

Sejak berada di luar negeri, Jong-nam merasa kesepian. Kesepian tersebut kian memuncak ketika dia kembali ke Pyongyang. Sebab, ayahnya telah memiliki istri lain. Cinta ayahnya telah terbagi untuk Jong-un dan saudara-saudaranya.

Kim Jong Un (kanan), King Jong Nam (kiri).
foto : AP

Bukan hanya itu, pergerakannya di Korut dibatasi. Dia dilarang ke mana-mana. Media-media Korut tidak pernah menyebut namanya. Saat ini hanya beberapa petinggi Korut yang tahu tentang keberadaannya.

Meski begitu, tidak berarti Jong-nam tidak memiliki jabatan apa pun.

Pada 1998, dia ditunjuk untuk menempati posisi senior di Kementerian Keamanan Publik. Dia juga memimpin Komite Komputer Korut. Jong-nam bertanggung jawab atas jaringan internet dan beberapa teknologi lain di Korut. Internet di Korut hanya bisa digunakan di dalam negeri, tidak terkoneksi dengan dunia luar.

Sejatinya dialah yang digadang-gadang menggantikan ayahnya untuk memimpin Korut. Namun, gara-gara menyelinap ke Jepang dengan paspor palsu pada 2001, namanya dicoret dari daftar ahli waris takhta.
Beberapa tahun kemudian, entah dipaksa atau dengan kemauan sendiri, Jong-nam hidup dalam pengasingan. Dia lebih banyak berada di Makau, Tiongkok.

Beberapa bulan sebelum kematiannya pada 17 Desember 2011, Kim Jong-il meminta Jong-un tidak mengganggu Jong-nam dan membiarkannya sendirian.



loading...

Feeds