Aktivis Hukum Sumut Tolak Kegiatan Seminar Revisi UU KPK di USU

USU

USU

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Berbagai aktivis hukum yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi Sumut menolak rencana kehadiran Badan Keahlian (BKD) DPR.

Ini setelah kuat dugaan kehadiran tersebut terkait sosialisasi dan seminar Revisi UU (RUU) 30/2002 tentang KPK di Gedung Peradilan Semu, Fakultas Hukum USU, Jumat (17/3/2017) siang.

Sebagai bentuk penolakan, para aktivis hukum yang diperkirakan berjumlah mencapai ratusan akan menggelar aksi demo di kampus plat merah tersebut.

Salah seorang aktivis hukum perwakilan dari Sahdar, Linda menyatakan, pihaknya mendukung dan menghormati kebebasan menyampaikan pendapat dimuka umum, terlebih lagi dalam wujud kebebasan akademik di kampus.

Namun, sebagai bagian dari pejuang Hak Azasi Manusia (HAM), pihaknya bukanlah kelompok yang sama dalam menentang seminar ‘Urgensi Revisi UU KPK.

“Kami menentang gagasan perubahan yang dibawa dan dibahas di dalam seminar tersebut, karena tidak lain sebagai upaya melemahkan kewenangan KPK dalam memberantas korupsi. Kami menilai bahwa gagasan yang dibawa dalam seminar itu tidak murni untuk memperkuat KPK. Mengapa, besarnya kewenangan KPK saat ini ternyata telah membuat resah para koruptor dalam mencuri uang rakyat. Salah satunya adalah kasus mega proyek e-KTP dengan kerugian Negara Rp2,3 triliun yang diduga melibatkan sejumlah oknum anggota DPR dan pejabat pemerintahan,” ungkap Linda, Kamis (16/3/2017).

Dia menyebutkan, dari hasil analisis pihaknya dengan terdapat 4 poin dalam draft Revisi UU KPK yang dipandang melemahkan KPK. Antara lain, pembentukan dewan pengawas eksternal yang mandiri, yang dipilih oleh DPR (pasal 37A–pasal 37F).

Hal ini berarti, dewan pengawas berpotensi akan diisi oleh orang-orang yang diragukan integritasnya. Terlebih lagi, berbagai survei menunjukkan bahwa DPR selalu mendapat predikat sebagai lembaga paling korup. Lebih lanjut, melalui revisi UU ini pula dapat ditafsirkan bahwa DPR sebenarnya ingin menciptakan ‘kunci’, bahwa jika kewenangan KPK ingin digunakan maka harus mendapat izin dari Dewan Pengawas.



loading...

Feeds

Tak Bisa Main, Evan Dimas Lemas

Pada laga tersebut, satu gol kemenangan Indonesia diciptakan Marinus Mariyanto Wanewar yang memanfaatkan umpan lambung Septian David Maulana di menit …

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …