Wow! Tim Mobil Irit ITM Ikuti Kejuaraan Asia di Singapura

Rektor ITM Dr Ir Mahrizal Masri MT menyerahkan bendera kepada Tim Mobil Irit Teknik Mesin ITM untuk dikibarkan saat mengikuti kejuaraan Shell-Eco Marathon Asia 2017, di Singapura 15-19 Maret 2017. 

Foto : Istimewa

Rektor ITM Dr Ir Mahrizal Masri MT menyerahkan bendera kepada Tim Mobil Irit Teknik Mesin ITM untuk dikibarkan saat mengikuti kejuaraan Shell-Eco Marathon Asia 2017, di Singapura 15-19 Maret 2017. Foto : Istimewa

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Tim Mobil Irit mahasiswa Teknik Mesin Institut Teknologi Medan (ITM) mengikuti kejuaraan Shell-Eco Marathon Asia 2017 di Singapura.

Kejuaran tingkat Asia tersebut, berlangsung sejak 15 Maret hingga 19 Maret.

Rektor ITM, Dr Ir Mahrizal Masri MT menyatakan, bersyukur atas prestasi yang diraih mahasiswa ITM, dan semoga nantinya pada kompetisi di Singapura itu dapat meraih yang terbaik.

“Jurusan Teknik Mesin ITM adalah terbaik dan paling banyak alumninya pada saat ini. Sebab itu, para mahasiswa teknik mesin nantinya yang mengikuti kejuaraan Shell-Eco Marathon Asia 2017 di Singapura agar dapat mengharumkan nama ITM,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (16/3/2017).

Dekan Teknik Mesin ITM, Dr Ir Suwarno MT menuturkan, sangat mendukung kegiatan yang dilakukan mahasiswa, dan dapat menghasilkan hasil setimpal. Selain itu, ia juga mengingatkan kepada para dosen pembimbing agar melakukan regenerasi kepada mahasiswa lainnya.

“Diharapkan, tidak hanya mahasiswa teknik mesin yang mampu mendulang prestasi tapi juga dari jurusan lainnya dapat membawa harum nama ITM dikancah nasional maupun internasional,” tuturnya.

Dosen pembimbing, Mahyunis ST MT menambahkan, apabila nantinya mahasiswa ITM di kejuaraan Shell-Eco Marathon Asia 2017 di Singapura dapat meraih juara I, II atau III, maka secara otomatis mewakili Asia mengikuti kejuaraan dunia di Inggris.

Sementara, Ketua Yayasan Dwiwarna Medan, Cemerlang SE, selaku yayasan yang menaungi ITM, mengaku bangga dan senang tim mahasiswa ITM mampu mengikuti lomba mobil irit untuk bertarung dengan berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional pada ajang bergengsi di tingkat Asia tersebut.

Menurut dia, pihaknya menyambut positif kegiatan yang diikuti para mahasiswa ITM. Sebab, sebagai wadah berinovasi para mahasiswa dalam menciptakan sesuatu yang baru, inovatif serta kreatif.

“Segala sesuatunya harus dicoba dahulu baru akan berhasil sukses, demikian juga para mahasiswa ITM yang mengikuti kegiatan Shell-Eco Marathon Asia 2017 di Singapura. Saya berharap dapat meraih sukses guna membawa harum nama daerah Sumut dan juga nama baik kampus,” tutur Cemerlang.

Ia menyebutkan, tim mobil irit Teknik Mesin ITM berdiri sejak 4 April 2013. Ide awal berdiri tim ini adalah untuk mengikuti kompetisi mobil hemat energi tingkat nasional yang diselenggarakan Kemenristekdikti di Surabaya.

Seiring berjalannya waktu, sambung Cemerlang, saat ini tim Mobil Irit Teknik Mesin ITM sudah memiliki 4 unit mobil yang sudah dikompetisikan pada beberapa ajang daerah, nasional, internasional. Di antaranya 2013 di Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) di Surabaya, peringkat 7 nasional pada kelas Urbang Gasoline.

Lalu, pada 2014 Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) di Surabaya, peringkat 5 nasional pada kelas Prototype Diesel. Kemudian, pada 2015 Indonesia Sang Juara 6 Kota se-Indonesia meraih peringkat 1 nasional.

Selanjutnya pada 2016 di Pekan Inovasi Daerah Sumatera Utara meraih peringkat 3 kategori energi terbarukan.

Kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE) di Yogyakarta, peringkat 5 nasional pada kelas prototype ethanol. Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) meraih peringkat 2 bidang teknoloi rekayasan energi dan Indonesia International Motor Show.



loading...

Feeds