Curahan Hati Driver Go-Jek Terkait Demo Betor di Medan

Demo menolak menjamurnya angkutan online di Medan, Senin (20/3/2017).
foto : fir/pojoksumut

Demo menolak menjamurnya angkutan online di Medan, Senin (20/3/2017). foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Demo demi demo terhadap keberadaan transportasi online, seperti Go-Jek kembali terjadi, seperti hari ini di Medan, Senin (20/3/2017).

Padahal sebelumnya, beberapa pengemudi becak bermotor (betor) dan Go-jek sempat mendeklarasikan damai dan berusaha menjalankan tugas mencari nafkah tanpa gangguan.

Namun, tampaknya hal itu hanya berlaku seremoni dan kini ratusan sopir angkutan umum (angkot) dan betor kembali turun ke jalan.

Momen seperti ini menjadi ketakutan tersendiri kejadian sebelumnya terulang, di mana ada driver Go-Jek dan Go-grab dianiaya dan berujung pelaporan ke polisi.

Ketakutan ini juga tampak di akun instagram Go-Jek Community Medan @gojekmedan14.

Di postingan akun ini, ada surat pemberitahuan aksi demo ini yang dipimpin Solidaritas Angkutan Transportasi Umum (SATU) dipimpin oleh Oslan Simanjuntak.

“Alangkah baiknya jika Bapak Oslan dan Bapak Arianto dengan cara yang lebih beradap dan berani berembuk langsung dengan pihak Gojek jika ada masalah, bukan menggelar aksi demo yang kemungkinannya jatuh pada ke anarkisan,” tulis akun ini.

Jika demo damai, lanjutnya pihaknya sangat setuju tapi jika demo dengan ke anarkisan apalagi sengaja melukai Gojek, sangat disayangkan.

“Karena kita sama-sama mencari makan untuk keluarga. Bayangkan jika Bapak menjadi Ibu tunggal mempunyai dua anak dan bekerja hanya sebagai Gojek? Dan Coba Bapak pikirkan kalau seandainya istri/anak/saudara Bapak seorang Gojek yang mati-matian mencari nafkah di jalanan kemudian saat pulang kerumah sudah mendapat luka memar karena dipukul/dilempar oleh beberapa Becak yang tidak bertanggung jawab? Kita semua sama-sama cari makan dijalan Pak, punya keluarga yang harus dibiayai,” bebernya.



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …