Komnas Perlindungan Anak : Sibolga dan Tapteng Darurat Kejahatan Seksual

Arist Merdeka Sirait

Arist Merdeka Sirait

POJOKSUMUT.com, BANYAKNYA kasus kejahatan seksual di Sibolga dan Tapanuli Tengah, memantik reaksi Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait.

Dia mengatakan dua daerah tersebut dikategorikan darurat kejahatan seksual, terutama terhadap anak perempuan.

Dihubungi melalui telepon selular, Minggu (19/3), terkait kasus siswi SMP yang disetubuhi abangnnya dan kasus perkosaan terhadap murid kelas 1 SD, Arist mengatakan bahwa itu harus menjadi perhatian khusus oleh lembaha hukum.

“Pada tahun 2015, kita mendapat laporan kasus kejahatan seksual terhadap anak sebanyak 89 kasus dan tahun 2016 meningkat menjadi 111 kasus, sehingga tahun 2016 Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah dapat dikategorikan darurat kejahatan seksual terhadap anak,” jelasnya, seperti dilansir New Tapanuli (grup pojoksumut).

Bahkan, untuk dua bulan saja di tahun 2017 ini, yakni Januari dan Februari, pihaknya sudah mendapat 6 laporan dari Sibolga dan Tapanuli Tengah tentang adanya kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur, termasuk pelajar SMP yang dihamili oleh pengusaha sawit di Kolang.

Untuk itu, pihaknya minta petugas kepolisian Polres Sibolga dan Polres Tapanuli Tengah benar-benar melaksanakan penegakan hukum terhadap kasus-kasus ini.



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …