Wow! Sponsori Liga 1 Indonesia, Segini yang Digelontorkan Go-Jek

Tim Persib Bandung, salah satu peserta Liga Indonesia akan berhadapan dengan PSMS dalam laga uji coba.
foto : radarbogor/jpg

Tim Persib Bandung, salah satu peserta Liga Indonesia akan berhadapan dengan PSMS dalam laga uji coba. foto : radarbogor/jpg

POJOKSUMUT.com, UNTUK kali pertama kasta tertinggi Tanah Air mendapat judul sponsor perusahaan ojek modern berbasis online.

Go-Jek, kabarnya menggelontorkan Rp 100 miliar untuk itu.

Status Go-Jek sebagai sponsor utama kompetisi PSSI terungkap saat rapat sosialisasi Liga 1 Indonesia di Jakarta dua hari lalu.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Berlinton Siahaan memberikan sinyal sudah menggaet perusahaan transportasi online Indonesia tersebut selama satu musim.

“Rencananya titel kompetisi Liga 1 menggunakan nama perusahaan itu,” beber Berlinton setelah sosialisasi tersebut.

Tak sedikit yang merasa aneh andai Go-Jek menjadi tajuk kompetisi yang semula diberi nama Liga 1 Indonesia. Keraguan bahkan datang dari tubuh PSSI sendiri.

“Kalau bukan Liga 1 Go-Jek, ya, Liga Super Go-Jek nama kompetisinya nanti,” ungkap Yunus Nusi, ketua Komite Kompetisi PSSI, kepada Kaltim Post (grup pojoksumut) (17/3/2017).

Menurut Yunus, penamaan Go-Jek dalam titel kompetisi kurang sreg di sanubari. Karena itu, akan ada permintaan revisi dalam rapat yang kembali digelar Rabu (22/3/2017) mendatang.

Bukan tanpa alasan, Yunus menilai titel tersebut berpotensi menimbulkan gejolak. Hal itu tak lepas dari perseteruan antara Go-Jek dan sopir angkutan umum konvensional yang masih hangat di negeri ini.

“Kalau saya jadi sopir angkot, tentu akan membuat skenario di setiap pertandingan sepak bola. Misalnya tidak membawa penumpang yang ingin menonton kompetisi karena alasan nama liga. Kemungkinan itu pun terjadi di seluruh penjuru Tanah Air,” tuturnya.

Langkah Go-Jek menjadi sponsor utama Liga 1 memang cukup mengejutkan. Pertanyaan turut mengemuka soal besaran dana yang digelontorkan untuk mendapat kompensasi tajuk kompetisi. Yunus buru-buru membantah ketika angka yang disebutkan media ini mencapai triliunan rupiah. “Enggak sampai, hanya berkisar Rp100 miliar,” ungkapnya.

Pada era digital seperti sekarang, memang tidak menutup kemungkinan industri apapun mendanai kompetisi sepak bola. Dengan demikian, munculnya Go-Jek sebagai sponsor utama semestinya jadi hal lumrah.



loading...

Feeds

Tak Bisa Main, Evan Dimas Lemas

Pada laga tersebut, satu gol kemenangan Indonesia diciptakan Marinus Mariyanto Wanewar yang memanfaatkan umpan lambung Septian David Maulana di menit …

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …