Partai Demokrat Meradang, Minta Pihak Istana Klarifikasi Soal Mobil Presiden

 Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono,  beberapa waktu lalu 
(Raka Denny/Jawa Pos)

Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, beberapa waktu lalu (Raka Denny/Jawa Pos)

POJOKSUMUT.com, JAKARTA-Kasus Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang heboh di media sosial disebut belum mengembalikan mobil kepresidenan berbuntut panjang.

Ya, Partai Demokrat pun semakin kesal dengan Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, yang sempat menyebutkan SBY belum mengembalikan mobil.

Padahal menurut Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan sesuai, Undang-Undang Nomor 7 tahun 1978 tentang Hak Keuangan atau Administratif Presiden dan Wapres serta bekas Presiden, di mana pasal 8 disebutkan bahwa bekas atau mantan presiden dan wapres disediakan sebuah kendaraan milik negara beserta pengemudinya.

Menurutnya, berdasarkan pada UU tersebut SBY bukan meminjam mobil kepresidenan. Dia menyayangkan karena baru saja ada pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden keenam SBY. Tapi Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala malah memberikan statement bahwa SBY meminjam mobil negara.

“Itu keliru dan membuat pilu. Media Sosial kini ramai tidak beraturan, kembali hadir banyak caci setelah pemberitaan ini,” tegas Hinca dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (22/3/2017).

“Sehingga SBY tidak dalam status meminjam atau menguasai mobil VVIP dengan cara ilegal. Namun, mobil tersebut diserahkan oleh negara sebagai wujud kewajiban melaksanakan UU,” ujar Hinca.
Mantan Ketua Umum PSSI itu menambahkan, mobil yang disediakan negara tersebut juga sangat jarang digunakan SBY. Mobil itu digunakan terakhir kali dipakai pada bulan september 2016 lalu, Setelah 20 menit digunakan seketika itu juga langsung rusak. “Mobil tersebut kini sudah berusia 10 tahun dan kondisinya tidak cukup baik dan sangat mudah mengalami gangguan,” katanya.

Sebetulnya, kata Hinca, SBY berkeinginan untuk menyerahkan kendaraan tersebut kepada negara. Bahkan staf dan unsur paspampres sudah diberitahu oleh SBY bahwa mobil tersebut tidak dalam kondisi baik.

“SBY baru saja menyelesaikan rangkaian perbaikan mobil tersebut minggu lalu. Etika bernegara yang baik oleh SBY tunjukkan. Maka dua hari yang lalu Grup D Paspampres mengurus proses pengembaliannya. Niat baik SBY yang sudah disusun dan dirancang beberapa waktu yang lalu pada kenyataannya hari ini beliau dikecewakan pemberitaan miring yang beredar,” ungkapnya.



loading...

Feeds

Tak Bisa Main, Evan Dimas Lemas

Pada laga tersebut, satu gol kemenangan Indonesia diciptakan Marinus Mariyanto Wanewar yang memanfaatkan umpan lambung Septian David Maulana di menit …

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …