WN Pakistan yang Palsukan Data Paspor Itu Ngakunya Ingin Menikah

Kepala Imigrasi Belawan, Said Ismail didampingin Kasi Wasdakim mengintrogasi warga negara Pakistan yang membuat paspor Indonesia.
foto : fir/pojoksumut

Kepala Imigrasi Belawan, Said Ismail didampingin Kasi Wasdakim mengintrogasi warga negara Pakistan yang membuat paspor Indonesia. foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, BELAWAN-Warga negara (WN) asal Pakistan, Roy alias Muhammad Roy alias Rosyam Tana alias Muhammad Qadeer Abbas (26), yang diamankan petugas Imigrasi Belawan, Sumatera Utara (Sumut) karena memalsukan data paspor, lantaran berniat ingin menikah.

Ya, ingin menikah dengan seorang wanita Indonesia yang kini bekerja di Malaysia.

Muhammad Qadeer Abbas berpaspor Pakistan dengan nomor paspor JD1015311 ‎terpaksa membuat paspor Indonesia dengan melibatkan orang lain untuk membuat data palsu.

Selama berada di Indonesia, WN asal Pakistan itu berdomisili di Siantar. Tersangka kemudian meminta tolong kepada Heru dan Wisjaya.

Akibat perbuatan tersangka, Heru warga Simalungun dan Wisjaya warga Medan berstatus daftar pencarian orang (DPO).

“Dari hasil wawancara kita, tersangka buat paspor Indonesia ingin menjumpai pacarnya yang akan dinikahinya yang kini berada di Malaysia. Selain tersangka, Heru dan Wisjaya berstatus DPO. Kasus ini akan segera kita kordinasikan kepada pihak kepolisian,” jelas Kepala Kantor Imigrasi Klass II Belawan, Said Ismail kepada wartawan, Sabtu (25/3/2017).



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …