Yang Sayang Anak Pasti Tak Sanggup Baca Berita Ini….

Ilustrasi
foto : pixabay

Ilustrasi foto : pixabay

 

POJOKSUMUT.com, Polres Cimahi berhasil meringkus dua orang tersangka penganiayaan dan pembunuhan terhadap Muhammad Kelvin Alviansyah (3).

Kevin, warga Kampung Pasirborondong RT 06/11 Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB), meregang nyawa pada Sabtu (25/3).

Yang mengejutkan, pelaku adalah ibu kandung dan ayah tiri korban. Mereka dibekuk di sebuah vila Pacet Cipanas Cianjur, Senin (27/3) pagi.

Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi menerangkan, kedua tersangka diketahui kabur setelah mengetahui keadaan anaknya sudah tak bernyawa usai dibawa pamannya ke Puskesmas.

Ayah tiri korban, TB Hadi Komala (25) melakukan penganiayaan sadis berdalih mengobati sakit korban lantaran diteluh ayah kandungnya sendiri.

Ibu kandung korban, Ani Cahyani (20) diduga ikut terlibat membantu suaminya, yang kemudian melarikan diri.

“Kami telah menetapkan dua tersangka karena diduga telah melakukan penganiayaan secara bersama-sama hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” kata Ade, di Mapolsek Cipatat, Jalan Raya Rajamandala Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (27/3).

Dari pengakuan tersangka, dirinya memiliki keahlian supranatural dan menganggap anak tirinya diguna-guna ayah kandung yang tak ikhlas dirinya menikahi ibu kandung korban.

Pengobatan yang dilakukannya dengan cara memukul bagian dada dan kepala menggunakan tangan kosong, korban yang sudah tak berdaya kemudian dilempar dan diinjak. Tak sampai disitu, korban juga diseret ke kamar mandi.

“Usai dianiaya menggunakan tangan kosong, Korban juga direndam dalam ember cat,”ungkap Kapolres.

Kini, kedua pelaku masih menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Cipatat. Keduanya dijerat Undang-Undang perlindungan anak pasal 80 ayat 3 dan 4. Tentang penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia

“Ancaman hukumannya penjara paling sedikit 15 thn dan maksimal 20 tahun,” pungkasnya.

(nif/rmol/mam/JPG/sdf)



loading...

Feeds