Balita 3 Tahun Tewas di Rumah Pengasuhnya, Ada Luka Memar di Tubuhnya

Ilustrasi
foto : pixabay

Ilustrasi foto : pixabay

 

POJOKSUMUT.com, SIANTAR-Tragis sekali kisah balita berusia tiga tahun ini. Julio Sinaga namanya. Dia ditemukan tak bernyawa dengan beberapa luka di tubuhnya, mulai kepala, tangan dan kaki, Selasa (28/3/2017) di rumah pengasuhnya.

Sontak kejadian ini membuat warga Jalan Dalil Tani Gang Rebung, Kelurahan Tomuan, Siantar Timur, gempar.

Peristiwa itu diketahui warga sekira pukul 11.00 WIB pada Selasa (28/3/2017). Saat itu rumah papan berwarna putih dan sudah terlihat lapuk yang diketahui tempat tinggal korban selama ini, didatangi puluhan personil Polres Pematangsiantar.

Seketika warga yang melihat keramaian berdatangan ke lokasi. Tak lama kemudian, polisi membawa jenazah korban bersama beberapa orang yang berada di rumah itu.

Menurut beberapa warga yang ditemui wartawan di sekitar lokasi, pada Senin (27/3/2017) malam sekira pukul 22.00 WIB mereka mendengar keributan dari arah rumah tempat Julio menumpang selama ini.

“Ada terdengar suara ribut-ribut dari dalam rumah. Tapi warga tidak berani masuk, apalagi selama ini penghuni rumah itu agak tertutup,” jelas seorang wanita yang mengaku boru Tobing ini.

Istri dari pria bermarga Sianturi tersebut mengatakan bahwa kediamannya hanya terpisah satu rumah dengan lokasi kejadian.

“Sebenarnya tadi malam sewaktu ada rebut-ribut itu sudah ada terdengar kabar bahwa Julio meninggal dunia. Ada anak-anak yangmengatakan bahwa Julio sudah meninggal dunia. Tapi ya itu tadi, keluarga itu agak tertutup dan saya juga kurang akur. Makanya saya tak berani masuk,” jelasnya diamini beberapa wanita lain yang sedang bersamanya.

Bersama ibu-ibu lainnya, Boru Tobing mengatakan bahwa Julio merupakan anak yang pintar dan menggembirakan di kalangan warga. Tidak jarang, Julio mendapat perhatian khusus dari warga sekitar. “Terkadang kalau ada yang memanggil namanya, ada juga yang mau memberikan uang untuk jajan. Orangnya (Julio, red) kita tahu selama ini bebas, tidak dikurung di rumah. Karena baiknya itu makanya kita kaget mengetahui kalau dia meninggal dunia,” katanya.

Tak hanya kaum ibu, anak-anak yang sedang bersama mereka dan duduk di teras rumah kontrakan mereka juga membenarkan cerita tersebut.

“Dia (korban, red) itu kan tidak di sini kedua orangtuanya. Menurut cerita yang saya dengar, ayahnya merantau ke Jakarta dan ibunya ke Malaysia. Jadi dia dititip saja di sini,” jelas warga lain.

Sementara seorang anak yang duduk di atas sepeda dan enggan memberitahukan namanya, mengaku melihat polisi datang sekira pukul 11.00 WIB dan turut mengamankan pengasuh Julio. Tidak hanya itu, sesuai dengan pengakuannya, polisi juga membawa bungkusan plastic dari rdalam rumah.

Setelah kedatangan polisi itu, Julio langsung dibawa ke rumah sakit. “Ada juga warga yang menduga kalau rumah itu dijadikan tempat transaksi narkoba jenis sabu. Tapi itu informasi yang saya dengar ya,” ungkap warga lainnya.
Sepengetahuan warga, ada dua pasangan suami istri yang tinggal di rumah tersebut. Pertama pasangan bernama Galang dan Tina boru Simanjuntak yang sudah dua tahun dipercayakan mengasuh Julio. Pasangan kedua adalah, Arah Siahaan bersama Feny br Hutahuruk.

“Orang tua (korban-red) tidak di sini. Ibunya bekerja di Malaysia dan bapaknya di Jakarta. Selama ini anak itu dititipkan kepada mereka (Galang-Tina). Dia dititip sejak berusia setahun dan soal biaya sepertinya tidak ada masalah,” kata sejumlah tetangga korban.



loading...

Feeds

Tak Bisa Main, Evan Dimas Lemas

Pada laga tersebut, satu gol kemenangan Indonesia diciptakan Marinus Mariyanto Wanewar yang memanfaatkan umpan lambung Septian David Maulana di menit …

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …