Carlton Cole Tiba di Indonesia, Ikuti Jejak Essien di Persib Bandung

Carlton Cole  remi ke Persib
foto : espn

Carlton Cole remi ke Persib foto : espn

POJOKSUMUT.com, BANDUNG-Persiapan Klub Persib Bandung untuk Liga 1 2017 benar-benar gila. Setelah mendapat Michael Essien, Maung Bandung-julukan Persib memastikan mendapatkan eks striker timnas Inggris, Carlton Cole.

Hal ini dipertegas dengan pernyataan manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, melalui sambungan telepon, Umuh memastikan eks striker timnas Inggris itu sudah pasti bergabung dengan Persib.

“Iya, jadi..jadi, Ini masih finalisasi,” ucapnya saat dihubungi, Rabu (29/3/2017) pagi.

Umuh mengakui, pemain yang terakhir membela klub Sacramento Republik tersebut saat ini sudah berada di Indonesia.

Sebelumnya diberitakan, Persib akan kedatangan pemain anyar. Persib tinggal selangkah lagi mendapatkan tanda tangan eks striker Timnas Inggris, Carlton Cole.

Setelah sempat bungkam, pelatih Djadjang Nurdjaman buka suara. Djadjang mengakui Cole striker idamannya dan merupakan pemain yang selama ini diincarnya.

Cole kini tinggal melakukan tes medis sebagai salah satu syarat memperkuat tim. “Carlton Cole memang pemain incaran kami. Dia masih di Jakarta,” ungkap Djadjang.

Ya, Cole ternyata datang bersama Michael Essien, Senin malam, Djadjang mengungkapkan alasannya terpikat dengan Cole.

Pemain 33 tahun itu dinilainya, cukup berpengalaman dengan posisi striker dan dari segi usia terbilang lebih muda daripada Essien.

“Cole kuat dan tinggi. Itu salah satu yang menjadi pertimbangan kami,” ungkapnya. “Tapi saya belum tahu deal atau tidak sama manajemen,” akunya.

Hanya saja, Djadjang tak membantah kehadiran Michael Essien dan Cole dipastikan tuntutan terhadap tim akan semakin besar, termasuk tantangannya.

“Kami sebagai pelatih tinggal meramu untuk setiap pertandingan Liga 1. Tapi bagi saya, ada Essien atau tidak target tetap juara dan main ke tingkat ke Asia,” paparnya.

(dkk/jpnn/pra/ca/pojokbandung/nin)



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …