Orang Tua Tak Mampu Belikan Motor, Anak Bakar Rumah

rumah korban yang hangus dibakar anaknya sendiri.
foto : source for metrotabagsel/JPG

rumah korban yang hangus dibakar anaknya sendiri. foto : source for metrotabagsel/JPG

POJOKSUMUT.com, MADINA-Tragis sekali nasib keluarga Ahmad Husein (55), di Desa Salambue Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, hangus dilapa si jago merah Jumat (31/3/2017).

Peristiwa ini disebut didalangi putranya sendiri bernama Qadafi (25).

Rumah berlantai beton dan dinding papan berukuran 4 x 6 meter itu hampir keseluruhan terbakar. Saat kejadian, warga setempat langsung memberikan bantuan pemadaman secara manual dengan ember. Kebetulan, di belakang rumah tersebut ada sungai.

Berselang beberapa menit, armada pemadam kebakaran tiba ke lokasi, namun tidak banyak yang bisa diselamatkan.

Atas peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material sekira Rp20 juta, dan sementara korban Ahmad Husein bersama istri dan anak-anaknya mengungsi di rumah keluarga yang ada di kampung itu juga.
Informasi dihimpun dari warga, pelaku pembakaran rumah Ahmad Husein itu adalah anak keduanya bernama Qadafi (25) yang mengalami berkebutuhan khusus.

Warga menyebut, dalam beberapa hari ini Qadafi sering marah-marah di rumah karena permintaan dibelikan sepedamotor belum disanggupi kedua orangtuanya. Diketahui, kedua orangtuanya hanya bekerja sebagai petani.

“Anaknya yang bernama si Qadafi itu yang membakar. Dia menderita cacat mental. Dan, beberapa hari ini dia sering marah-marah minta dibelikan kreta (sepeda motor), setelah membakar rumah, dia kabur,” ujar Zainuddin salah seorang warga setempat seperti dilansir metrotabagsel (grup pojoksumut).

Warga lain mengatakan, pada saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong, Ahmad Husein sedang berada di masjid yang dekat dengan tempat tinggal mereka, sementara istrinya atau ibu pelaku berada di ladang.

“Dia membakar rumah orangtuanya sewaktu keadaan kosong,” ucap warga.



loading...

Feeds