Tolong Berikan Hukuman Seberatnya kepada Ayahku yang Menghancurkan Masa Depanku

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSUMUT.com, BUNGA (18)-nama samaran, tak lagi bisa menyembunyikan aib dalam keluarganya. Dimana dia jadi korban keberingasan ayahnya selama tujuh tahun. Kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Sibolga, Kamis (30/3/2017) kemarin.

Kini, dia pun lebih terbuka kepada orang lain. Tentu bukan tanpa alasan, sebab saat dia mengadukan nasibnya ke ibu kandungnya, sang ibu malah ibarat musuh dan berkali-kali malah mengeluarkan ancaman jangan cerita kepada siapapun.

Bunga yang ditemui saat hendak menghadiri persidangan di Pengadilan mengatakan, ayah kandungnya berinisial JM (46), warga Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pertama kali memperkosanya saat ia duduk di kelas 2 SD, sekitar tahun 2009 lalu.

Bahkan, Bunga mengau bahwa dia juga beberapa kali hamil, namun kandungannya digugurkan. Dan, meski perbuatan yang dilakukan oleh ayahnya itu diketahui oleh ibu kandungnya, YG (44), Bunga tak juga mendapatkan pembelaan dari wanita yang melahirkannya itu. YG malah ikut melarang Bunga menceritakan perbuatan tidak manusiawi itu kepada orang lain, bahkan disertai dengan ancaman bunuh.

“Ibu kandung saya mengancam akan membunuh saya. Ayah dan ibu saya mengatakan ‘kubunuh kau kalau kau kasih tau perbuatan yang dilakukan ayahmu’. Sejak itu saya selalu dihantui rasa takut dan setiap ayah kandungku melakukan perbuatannya kepada saya, akhirnya saya pasrah,” ujar Bunga kepada sejumlah wartawan di Pengadilan Negeri Sibolga.

Dikatakan, perbuatan ayahnya itu sudah berlangsung sejak ia masih duduk di kelas 2 SD hingga terakhir ia duduk di bangku SMA.

“Iya, Pak, ayah kandung saya telah melakukan pemerkosaan hingga saya hamil. Perbuatan itu dilakukan sejak saya SD kelas dua hingga saya kelas dua SMA. Awalnya saya tidak mengetahui apa perbuatan yang dilakukan ayah saya, karena waktu itu saya masih anak-anak. Saya tidak mengerti. Namun saya sudah kelas dua SMA, perbuatan ayah baru saya ketahui. Dan, saya juga pernah melahirkan dan keguguran, dan saya pun tidak tahu kemana kandungan saya itu,” jelas Bunga

Bunga berharap agar ayahnya mendapatkan hukuman yang berat dan ibunya juga mendaptkan hukuman yang sama.

“Tolong berikan hukuman seberat-beratnya kepada ayahku yang sudah menghancurkan masa depanku. Seret juga ibuku ke pengadilan, sebab dia juga ikut mengahancurkan masa depanku,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, selama 7 tahun meniduri putri sendiri, perbuatan JM akhirnya terbongkar sekitar bulan Oktober 2016. Tak lama, personel Polres Tapteng langsung mengamankan JM.

Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi melalui Paur Subbag Humas Aiptu Hasanuddin Hasibuan mengatakan, sesuai penuturan korban, perbuatan yang sangat tidak wajar itu dilakukan oleh JM terhadap putri kandungnya sejak tahun 2009 silam dan Bunga masih duduk di bangku SD.

“Menurut cerita korban, sejak tahun 2009 sudah diperkosa oleh bapaknya, sampai berakhir bulan Juli tahun 2016 dan sudah berulangkali dilakukan,” ujar Aiptu Hasanuddin.

Dan, saat kasus ini terungkap, ibu korban, YG, yang disebut Bunga turut mengancamnya agar perbuatan ini jangan diberitahukan kepada siapapun, sempat menyuruh Bunga ke Jakarta, ke rumah bapa udanya.



loading...

Feeds

Tak Bisa Main, Evan Dimas Lemas

Pada laga tersebut, satu gol kemenangan Indonesia diciptakan Marinus Mariyanto Wanewar yang memanfaatkan umpan lambung Septian David Maulana di menit …

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …