Tudingan Menghina Ulama, Karaoke Disegel Menunggu Permintaan Maaf Inul

Massa melakukan demo di depan Inul Vizta
foto : radarsulteng/JPG

Massa melakukan demo di depan Inul Vizta foto : radarsulteng/JPG

POJOKSUMUT.com, PALU-Kasus komentar pedangdut Inul Daratista di instagram yang dituding menghina ulama berbuntut panjang.

Kini, bisnis ibu satu ini mulai terimbas di daerah. Seperti yang terjadi saat Forum Umat Islam (FUI) Sulteng melakukan aksi unjuk rasa di depan Inul Vizta, Jalan Ahmad Dahlan, Palu, Jumat (31/3/2017).

Massa yang dikomandoi Iman ini memaksa masuk ke dalam tempat karaoke milik Inul Daratista itu.

Namun oleh Managemen dan Pihak Kepolisian yang mengawal aksi meminta hanya beberapa perwakilan saja yang dipersilakan masuk ke dalam.

Dalam pembicaraan, antara perwakilan FUI Sulteng dan pihak managemen Inul Vizta, FUI Sulteng meminta agar pihak managemen Inul Vizta bisa menghubungkan untuk berbicara langsung dengan Inul.

“Kami mau dengar langsung Inul mengakui kesalahannya karena telah menista ulama. Serta meminta maaf kepada Ulama tersebut,” ucap Ali Firdaus yang menjadi perwakilan FUI.

Karena negosiasi yang dilakukan gagal dan tidak bisa terhubung dengan Inul, maka pihak manajemen yang diwakili Manajer Inul Vizta PGM, Abdy diminta untuk membuat perjanjian tertulis.

Dengan 3 poin di dalamnya yang harus dipatuhi. Perjanjian tersebut yakni meminta Inul meminta maaf kepada umat Islam dan ulama karena telah melakukan penghinaan.

Dalam waktu 1×24 jam Inul harus menyampaikan permohonan maaf kepada publik.
Serta selama permohonan maaf itu belum dilakukan, FUI menyegel Inul Vizta Palu dan Inul Vizta PGM.

Pasca ditandatangani perjanjian antara kedua belah pihak, FUI mestinya akan beranjak untuk melaksanakan aksi lanjutan di Kantor DPRD Provinsi di Jalan Samratulangi.

Namun sebelum beranjak dari Inul Vizta, massa aksi mendapatkan botol minuman beralkohol yang berada di dalam ruang penjaga Inul Vizta.

Puluhan botol minuman beralkohol berbagai jenis itu makin memancing emosional masa aksi.

“Kami tidak menjual minuman keras di dalam. Itu (botol minuman, red) bukan milik kami,” sebut Abdy, seperti diberitakan Radar Sulteng (grup pojoksumut).

Masa yang meragukan penjelasan managemen Inul Vizta hampir tak terkendali dan ingin merangsek masuk untuk melakukan penggeledahan ke dalam tempat karaoke tersebut.

Untung saja, beberapa tokoh FUI Sulteng dapat menenangkan massa aksi sehingga tidak memaksa untuk masuk melakukan penggeledahan.



loading...

Feeds

Tak Bisa Main, Evan Dimas Lemas

Pada laga tersebut, satu gol kemenangan Indonesia diciptakan Marinus Mariyanto Wanewar yang memanfaatkan umpan lambung Septian David Maulana di menit …

Ashanty dan Anang Kuda-kudaan

"Iya nih bunda ketakutan banget. Akhirnya tukaran kuda. Punyaku ditunggangi bunda, punya Azriel aku yang pakai. Seru banget sih berkuda," …