Anggota DPR RI Tinjau Pelaksanaan UNBK di Medan, Begini Hasilnya

UN berbasis komputer

UN berbasis komputer

 
POJOKSUMUT.com, MEDAN-Anggota DPR RI Komisi 10, Sofyan Tan mengungkapkan, pelaksanaan UNBK tahun ini di Sumut lebih baik daripada tahun lalu.

Hal ini dapat dilihat dari segi kualitas maupun jumlah sekolah dan siswa yang mengikuti UN berbasis online tersebut.
“Saya berharap, sebagai daerah terbesar di luar Pulau Jawa, Sumut jangan mau ketinggalan dari daerah lain. Sebab, Sumut memiliki peringkat integritas masih jauh dan belum masuk 10 besar,” ujar Sofyan Tan yang meninjau pelaksanaan UN di SMK Negeri 10 Medan, Senin (4/3/2017).
Diutarakannya, integritas pendidikan yang tertinggi di Indonesia saat ini dipegang oleh Yogyakarta. Oleh karena itu, harapannya paling tidak Sumut minimal bisa masuk 10 besar.
“Saat ini, Sumut masih berada dalam urutan ke-19 soal integritas. Kita kalah dengan Bangka Belitung yang berada pada urutan 2. Padahal, Bangka Belitung itu guru-gurunya berasal dari Sumut,” cetus mantan calon wali kota Medan ini.
Jadi, menurutnya, SDM guru di Sumut memiliki kualitas yang baik. Terbukti, mereka yang bekerja di luar Sumut bisa berhasil, kenapa di daerah asalnya tidak demikian.
“Lingkungan yang diciptakan dari birokrasi Sumut harus lebih baik. Suasana dalam menjalankan proses belajar-mengajar harus lebih nyaman. Misalnya, diperhatikan kesejahteraan para guru. Kemudian, bantuan sertifikasi dimudahkan dan jangan dipersulit. Lalu, soal dana BOS jangan sampai terlambat cair. Sebab, sebagian gaji guru honorer ada yang dibayarkan melalui itu dan telah diperbolehkan dalam aturan pasca peralihan SMA/SMK ke tangan pemerintah provinsi,” pungkas Sofyan Tan. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …