Baru Tiga Bulan di Malaysia, Erlinan Siregar Sambil Menangis Minta Pulang

Nuraini Dewi berharap aba bantuan untuk memulangkan anaknya.
foto : Ishak Lubis/metroasahan/JPG

Nuraini Dewi berharap aba bantuan untuk memulangkan anaknya. foto : Ishak Lubis/metroasahan/JPG

POJOKSUMUT.com, TANJUNGBALAI-Perasan Nuraini Dewi sedang gundah gulana. Pasalnya, anaknya Erlinan Siregar (30) tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru tiga bulan di Malaysia sempat meneleponnya sambil menangis mengatakan tak tahan lagi dan minta pulang ke Tanjungbalai.

Nuraini kepada Metro Asahan (grup pojoksumut) di kediamannya di Lingkungan IV, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, Senin (3/4/2017) menuturkan, tepatnya 1 Januari, putrinya berangkat ke Malaysia dengan tujuan bekerja sebagai TKI dengan menggunakan kapal Ferry melalui Terminal Penumpang Pelabuhan Teluk Nibung Tanjungbalai.

“Saya turut memberangkatkan Erlinan. Saat itu putri saya yang memiliki tiga anak dan telah berpisah dengan suaminya itu, terlihat tersenyum dan tertawa. Erlinan sempat mencium ketiga anaknya yang kini tinggal bersama saya. Salam dan lambaian tangan melepas keberangkatan Erlinan hingga memasuki pintu Ferry,” ujarnya.

Nenek yang mempunyai banyak cucu ini menjelaskan, selama tiga bulan Erlinan di Malaysia, pada Minggu (2/4/2017), dirinya ditelepon putrinya tersebut.

“Ia menelepon sambil menangis dan minta tolong supaya dikirim uang agar bisa pulang ke kampung halaman. Saya sendiri saat itu mengatakan tidak punya uang untuk dikirim ke Malaysia. Makan saja sulit, uang dari mana mau dikasih sama kamu untuk ongkos. Saat itu saya bertanya, kenapa kau menangis. Anak saya mengatakan, sudahlah kirim saja uang, nggak tahan aku di sini mak. Tolonglah,” ujar Nuraini Dewi.

Nenek yang memiliki 8 anak dan banyak cucu ini menjelaskan, ia merasa gelisah dengan keberadaan putrinya di Malaysia. “Saya ingin ketemu dengan orang yang mengurus keberangkatan anak saya. Yang mengurusnya disebut-sebut warga Kelurahan Sipori-pori, Kecamatan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung, Tanjungbalai. Sudah dua hari saya cari rumahnya, tapi tidak ketemu. Saya merasa kesal atas kejadian ini,” ujarnya sembari menunjukkan surat nikah Erlinan dengan Suryadi.



loading...

Feeds