Habis UN, Coret-coret Seragam Sekolah Masih Membudaya di Medan

Beberapa siswa SMA Medan  berkumpul di depan Simpang Lonsum, Kamis (6/4/2017).
foto : instagram @atcsmedan

Beberapa siswa SMA Medan berkumpul di depan Simpang Lonsum, Kamis (6/4/2017). foto : instagram @atcsmedan

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Corat-coret seragam sekolah setelah melaksanakan Ujian Nasional (UN) masih melekat dan bahkan membudaya pada diri pelajar SMK di Kota Medan.

Terbukti, usai melaksanakan UN hari terakhir, ratusan siswa/siwi SMA/SMK beramai-ramai salig coret seragam, di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (6/4/2017).

Dari pantauan di lapangan, para siswi/siswa tersebut merupakan siswa SMKN 10, SMKN 8, SMK Muhammadiyah 9, SMK Markus 1 dan SMK Panca Budi. Setelah mengikuti ujian terakhir, mereka berangkat dari sekolahnya masing-masing dan menuju Lapangan Merdeka sekira pukul 15.30 WIB.

Di sana, pelajar yang jumlahnya mencapai ratusan itu berkumpul dan meluapkan kegembiraannya dengan mencoret dan membuat tanda tangan di seragamnya menggunakan cat piloks maupun spidol. Salah seorang siswa yang enggan dikorankan namanya menuturkan, aksi corat-coret tersebut merupakan ekspresi kegembiraannya setelah menempuh bangku sekolah selama 3 tahun.

“Sudah siap UN, coret-coretlah. Ini bagian mengungkapkan rasa gembira kami,” ucapnya.

Siswa lainnya juga demikian. Diutarakannya, setelah coret-coret berkonvoi dengan teman-temannya keliling kota. Setelah itu, akan pergi ke tempat rekreasi.

“Keliling-keliling dululah, habis itu ke tempat lain. Entah mandi-mandi kek, yang penting hari ini kami senang-senang,” tuturnya.‬

Kepala SMKN 1 Medan, Asli Sembiring menyebutkan, pihak sekolah sebenarnya telah melarang siswa melakukan aksi coret seragam. Apalagi, saat pengumuman kelulusan nanti yakni tanggal 2 Mei siswa harus menggunakan seragam sekolahnya.



loading...

Feeds